#
Plt Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Intan Cahyani. (Dok. JPNN).

Ada Aparat TNI dan BIN dalam Pengamanan Jaringan Right of Way Jawa Bali
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tidak ingin insiden pemadaman massal Minggu (4/8/2019) yang melanda Banten, Jakarta dan Jabar terulang lagi

EmitenNews.com –  Ada TNI dan BIN dalam pengamanan jaringan Right of Way (ROW) Jawa Bali, transmisi 500 kV. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melibatkan aparat militer dan intelijen Badan Intelijen Negara (BIN) untuk pengamanan itu. TNI yang terlibat dari tiga matra, Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. PLN tak mau pemadaman massal terulang lagi.

“Alhamdulilah hari ini kami telah melakukan kerja sama penandatanganan MoU dengan Panglima TNI, Mabes TNI, dan BIN,” kata Plt Direktur Utama PLN Sripeni Intan Cahyani dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi Energi DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Kerja sama itu untuk mengamankan Right of Way (ROW) dari sejumlah jaringan transmisi listrik milik PLN. Di antaranya, sistem transmisi 500 kV, tulang punggung Jawa Bali dan jaringan 275 kV dan 150 kV di luar Jawa Bali. Tujuannya, memudahkan PLN dalam memelihara jaringan transmisi dan meminimalkan hal-hal yang menjadi penyebab, atau mentriger adanya risiko ganggaun transmisi, khususnya 500 kV.

PLN tak ingin insiden pemadaman massal, Minggu (4/8/2019) siang, yang berlanjut sampai Senin (5/8/2019), di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, terulang lagi. Seperti disampaikan PLN, salah satu penyebab black out itu, adanya pohon tinggi yang melebihi batas ambang aman kabel transmisi SUTET 500 kV.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PT PLN I Made Suprateka, menjelaskan SUTET 500 kV di Ungaran- Pemalang, Jawa Tengah, berdekatan dengan pohon dengan ketinggian lebih dari 9 meter. Pohon itu yang kemudian memicu hubungan singkat dan kebakaran. Akibatnya, jaringan transmisi rusak fatal, yang akhirnya menyebabkan pemadaman massal itu.

Menurut Sripeni, pihaknya sudah melakukan langkah konkret di lapangan khususnya pada area yang dianggap kritis, salah satunya pada transmisi dari Cibinong ke Gandul, di Jawa Barat. Di sana, ada semacam ikatan keluarga korban SUTET yang memang sulit dieksekusi terkait pengamanan dan pembersihan area ROW jaringan.

“Kami sudah rapat dengan Panglima TNI dan sudah dilakukan langkah-langkah pemetaan dan program kerja,” kata dia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya siap membantu PLN dan mencari jalan keluar bersama bila terjadi permasalahan di lapangan. Ia mengatakan, PLN jangan segan-segan kalau ada permasalahan di lapangan langsung menghubungi dan menginformasikan kepada TNI, agar bisa dicari jalan keluarnya. ***

 

Check Also

Presiden Sepakat Naikkan Tarif Cukai Rokok 23 Persen Tahun 2020
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati: Kenaikan tarif cukai membuat rata-rata harga jual eceran rokok diperkirakan meningkat 35 persen

EmitenNews.com – Hampir pasti para perokok bakal menikmati harga rokok lebih mahal. Presiden Joko Widodo …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *