#
Seorang pegawai melintas di papan chart saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: ist

Aksi Profit Taking Usai Investment Grade Tekan IHSG Awal Pekan

Emitennews – Aksi profit taking pasca menguat signifikan pada akhir pekan membuat Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi. Ramai aksi jual setelah rating Indonesia menjadi layak investasi menempatkan indeks saham acuan turun 42,44 poin (0,73 persen) ke level 5.749,45 pada penutupan perdagangan hari ini (22/05).

Transaksi perdagangan saham pada awal pekan ini berlangsung ramai. Volume mencapai 10,039 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 371.707 kali atau senilai Rp 8,195 triliun.

Investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp 675,5 miliar hari ini. Sebaliknya investor domestik dalam posisi dominan melakukan aksi jual dalam rangka ambil untung.

Bursa di Asia ditutup beragam hari ini. Indeks Composite Shanghai turun 0,48 persen dan indeks Straits Times turun 0,10 persen. Sebaliknya indeks Hang Seng menguat 0,86 persen dan indeks Nikkei 225 naik 0,45 persen.

Ekonom Mandiri Sekuritas, Leo Rinaldy, mengatakan dari situasi yang ada, tidak ada alasan memang bagi lembaga pemeringkat global seperti Standard & Poor’s (S&P) untuk tidak menaikkan rating Indonesia menjadi investment grade. ”Risiko fiskal yang turun adalah alasan rasional utama, karena lembaga pemeringkat itu menilai fokus pemerintah pada APBN yang lebih realistis dapat menurunkan potensi kekurangan penerimaan pajak ke depannya,” ungkapnya, hari ini (22/05).

Dengan catatan yang lebih struktural, kenaikan rating dapat menurunkan beban bunga utang (cost of borrowing) untuk kebutuhan pendanaan yang esensial untuk sektor publik dan swasta terutama proyek infrastruktur. ”Selain yield obligasi yang turun, suku bunga bank juga masih dapat melunak 20 bps (basis poin) lagi tahun ini (tergantung dari kondisi rasio kredit terhadap simpanan) dan kenaikan rating dapat menghasilkan kenaikan investasi langsung (direct investment) ke depannya,” yakinnya.

Analis Reliance Sekuritas, Rio Adrianus, menyebut dari global, keterkaitan pemilihan Presiden Trump dengan Rusia masih menjadi perhatian pasar. Hari ini pengadilan meminta mantan direktur FBI Comey untuk memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai penyelidikannya terkait kasus tersebut.

Di sisi lain, pidato Trump di negara Arab kemarin tidak mengandung SARA dengan menyatakan tindakan teroris sebagai tindakan baik atau buruk, bukan menyangkut kepercayaan. ”Hari ini Trump akan bertemu dengan pemimpin Israel untuk membahas sanksi nuklir Iran,” terusnya.

Harga minyak dunia rebound ke harga USD 51 per barel di akhir pekan seiring dengan ekspektasi perpanjangan oil cut hingga kuartal pertama tahun depan yang akan diklarifikasi di pertemuan OPEC akhir bulan ini.

Sementara itu kabar dari The Fed, dikabarkan notulen rapat para pimpinan bank sentral AS itu (FOMC) dijadwalkan akan rilis hari Rabu (24/05) ini. ”Ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan depan masih besar,” kata dia.

Check Also

Masih ada Waktu bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 untuk Peroleh BLT Rp2,4 Juta
Bagi pelaku UMKM yang berminat, dipersilakan mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UMKM daerah sesuai domisili. Di beberapa wilayah, ada juga yang membuka pendaftaran online

EmitenNews.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergembiralah. Pemerintah memperpanjang program Bantuan Langsung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: