#
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Dok. Suara).

Andai Lonjakan Pasien Positif Corona Capai 8 Ribu Orang di DKI, Pemprov Siapkan 3 Skenario
"Jakarta merupakan salah satu epicenter penyebaran covid-19 dengan pertambahan kasus yang sangat signifikan," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (19/3/2020)

EmitenNews.com – Andai terjadi lonjakan pasien positif terinfeksi virus corona (covid-19) bahkan hingga 8.000 kasus di ibu kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyiapkan skenario. Data Juru Bicara Pemerintah untuk Virus Corona, Achmad Yurianto, per Selasa (24/3/2020), secara nasional kasus positif  Covid-19 mencapai 686 orang. Terbanyak di DKI, 427 Kasus Positif.

“DKI Jakarta sudah menyiapkan skenario untuk menangani ketika kasusnya berjumlah 500, 1.000, bahkan sampai 8.000 orang terkonfirmasi positif corona,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Pasien akan dibagi dalam 3 kelompok. Pertama, dengan gejala parah atau kritis yang diperkirakan 8 persen dari jumlah keseluruhan pasien. Kedua, pasien dengan gejala berat sekitar 12 persen. Ketiga, pasien dengan gejala ringan, berjumlah sampai 80 persen.

Dalam skenario itu, kelompok 1 dan 2, kata Widyastuti, akan mendapat perawatan intensif di rumah sakit dengan fasilitas kesehatan lengkap. Jadi, yang membutuhkan perawatan intensif adalah 20 persen. Yang 20 persen pertama itu, akan membutuhkan fasilitas kesehatan lengkap (ventilator, bantuan oksigen, peralatan medis yang intensif), level perawatannya membutuhkan ICU dan IGD.

Untuk kelompok 3 bisa dirawat dengan fasilitas kesehatan yang minim. Sesuai skenarionya, yang 80 persen itu, gejalanya ringan sehingga bisa menggunakan fasilitas relatif minim termasuk ke Wisma Atlet atau RS lain.

Skenario yang disiapkan itu tentu dengan perhitungan, DKI Jakarta sebagai salah satu episentrum penyebaran virus corona di Tanah Air. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menyatakan, ibu kota menjadi kawasan episentrum virus corona Covid-19. Pasalnya, peningkatan pasien positif terjangkit virus dari China ini meningkat signifikan.

“Jakarta merupakan salah satu epicenter dengan pertambahan kasus yang sangat signifikan,” ujarnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020).

Menurut Anies, corona tidak hanya menyebar berpusat di satu titik. Saat ini, seluruh kawasan di ibu kota, di semua kelurahan sudah dihantui virus asal Wuhan, Hubei, China ini. “Pertambahannya sangat cepat dan tidak lagi ada di kawasan tertentu, saat ini sudah semua kawasan.”

Widyastuti menyebutkan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat per Selasa (24/3/2020), ada 427 kasus positif corona, 32 di antaranya meninggal dunia, dan 266 pasien masih dalam perawatan. “Yang melakukan self isolation ada 106 orang. PDP kita total akumulasi sejak awal Maret ada 800, 589 masih dirawat dan 271 sudah pulang sehat.” ***

 

Check Also

Pendapatan Bunga Naik, Bank MNC Internasional (BABP) Catat Laba Rp20,43 Miliar di 2019

EmitenNews.com – PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) meraih pendapatan bunga bersih Rp403,50 miliar hingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: