Antam Teken Head of Agreement Dengan OENI senilai USD 320 Juta

Antam Pastikan Pasokan Bijih Nikel Proyek NPI Blast Furnance Halmahera Timur

andi baco

Berita Emiten, Emiten Update Thursday, 11th October 2018 4:22:15 PM • 2 months ago


EmitenNews – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menandatangani Head of Agreement (HoA) proyek pengembangan pabrik Nickel Pig Iron (NPI) Blast Furnace Halmahera Timur dengan Ocean Energy Nickel International Pte.Ltd (OENI) senilai USD 320 juta. Dilakukan perusahaan biasa disebut Antam itu pada acara Investing Forum 2018, IMF –World Bank Group Annual Meetings di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo dengan Chairman and Director OENI, Li Ping Sheng  disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, proyek pengembangan pabrik NPI Blast Furnance ini merupakan salah satu milestone penting dalam rangka peningkatan  nilai tambah  komoditas mineral yang dikelola oleh perusahaan.

“Proyek NPI Blast Furnance Halmahera Timur akan menambah total produksi nikel tahunan Antam dan diharapkan akan mendukung kinerja perusahaan,”ucap Arie Prabowo, Kamis (11/10)

Pokok pokok perjanjian kerjasama Antam dengan OENI diantaranya yakni menjamin ketersediaan bijih nikel diproyek NPI Blast Furnance, sedangkan OENI akan memastikan pendanaan dan penyelesaian konstruksi tepat waktu.

Selain itu Antam akan memperoleh kepemilikan 30 persen (free carry)  sedangkan OENI sebesar 70 persen namun Antam memiliki opsi untuk melakukan pembelian saham untuk mayoritas seleteah 5 tahun operasi.

 

Proyek NPI Blast Furnance memliki total kapasitas produksi mencapai 320 ribu ton NPI  (TNPI) atau setara dengan 30 ribu ton nikel (TNi) yang terdiri dari 8 line dengan total investasi sekitar USD 320 juta. 2 line pertam diharapakan dapat memulai produksi pada kuartal 4 2020. Sedangkan secara keseluruhan ditargetkan beroperasi 2023.

Proyek NPI Blast Furnance akan menambah portofolio kelolaan smelter Antam selain pabrik feronikel di Poamalaa, Sulawesi Tenggara berkapasitas 27.000 – 30.000 TNi serta proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Halmahera Timur berkapasitas 13.500 TNi.

 

ANtam juga melakukan penandatangan proyek Smelter Alumina Refinery  (SGAR) Kalimantan Barat antara Managing Director PT Inalum (Persero), Oggy A Kosasih dengan Presiden Direktur Aluminum Corporation of China Ltd (Chalco) Hongkong, Li Wangxing. Sebelumnya  Antam dan Inalum bersinergi untuk meningkatkan nilai tambah produk bauksit menjadi alumina. Konstruksi proyek SGAR terdiri dari Tahap1 dan Tahap 2 dengan total kapasita produksi 2 juta ton alumina. Untuk tahap 1 kapasitas 1 juta ton SGA) direncakanakan ground breaking dilaksanakan pada kuartal IV 2018.

 

Antam juga melakukan penandatanganan proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Kalimantan Barat

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *