#
Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) dan Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyelenggarakan Wisuda pemegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA), Registered Securities Analyst (RSA), Registered Risk Associate, Certified Risk Professional (CRP) dan Compliance.

APPMI dan LSPPM Wisuda Tenaga Ahli Pasar Modal

EmitenNEws – Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) dan Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyelenggarakan Wisuda kepada 76 Tenaga Ahli Pasar Modal.

Mereka yang diwisuda adalah pemegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA), Registered Securities Analyst (RSA), Registered Risk Associate, Certified Risk Professional (CRP) dan Compliance.

Sebanyak 20 pemegang sertifikasi CSA, 34 RSA, 7 CRA, 12 CRP dan 3 pemegang sertifikasi Compliance hadir dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI), dan perwakilan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ketua Umum APPMI Abi Hurairah Mochdie, para pemegang sertifikasi ini adalah para profesional dan calon profesional di industri pasar modal.

“Para wisudawan akan membawa pasar modal ke tingkat yang lebih tinggi karena profesionalisme yang telah diakui secara nasional oleh BNSP,” ujar Abi Hurairah di Bursa Efek Indonesia, Kamis (6/7/2017)

Sementara itu, Haryajid Ramelan selaku Ketua Eksekutif Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyatakan bahwa standar profesi merupakan suatu hal yang mutlak diperlukan oleh setiap industri. Hal ini sejalan dengan tangkat kompetisi sumber daya manusia yang semakin terbuka sejak dimulainya era Masyarakat Ekonomi  ASEAN (MEA).

“Para wisudawan LSPPM yang keseluruhan lebih dari 600 orang, akan meningkatkan daya saing di industri pasar modal karena standarisasi profesionalisme yang terbangun lebih baik dari sebelumnya,” ujar Haryajid.

Haryajid yang juga selaku ketua AAEI (Asosiasi Analis Efek Indonesia) menyampaikan bahwa kebutuhan analis di Pasar Modal relatif masih sangat tinggi, apalagi kebutuhan tersebut tidak lagi hanya di perusahaan efek maupun perusahaan manajer investasi, bahwa lembaga keuangan, lembaga non keuangan, perusahaan terbuka, saat ini juga membutuhkan tenaga tenaga yang mampu mengerjakan pekerjaan dibidang Analisa Perusahaan. Saat ini lulusan Certified Securities Analyst hampir sebagian bekerja diberbagai perusahaan dilingkungan Industri Jasa Keuangan.

Check Also

Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Kini Menghuni Lapas Anak Wanita Tangerang
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/11/2019), menghukum Sri Wahyumi empat tahun dan enam bulan penjara. Mahkamah Agung mengabulkan PK-nya menjadi dua tahun  

EmitenNews.com – Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip kini menghuni Lapas Anak Wanita …

%d bloggers like this: