Menteri BUMN Rini Soemarno dalam rangkaian peringatan HUT ke-21 BUMN, di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2019). (Dok. IndonesiaInside).

Aset BUMN dalam Empat Tahun Terakhir Tumbuh Rata-rata 12 Persen
Tahun 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan APBN Rp422 triliun baik dividen, pajak maupun penerimaan Negara bukan pajak

EmitenNews.com – Aset keseluruhan BUMN dalam 4 tahun terakhir atau sejak 2015 hingga 2018 tumbuh rata-rata 12 persen. Tahun 2018, aset BUMN Rp8.092 triliun naik 12 persen dibandingkan tahun 2017. Peningkatan aset ini didukung peningkatan laba, dan manajemen perusahaan yang teruji menghadapi tantangan perkembangan ekonomi.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengemukakan hal tersebut usai memotong tumpeng berukuran panjang lebar masing-masing 6 meter dengan tinggi  4,12 meter, di Marina Convention Center, Semarang, Jawa  Tengah, Sabtu (13/4/2019). Rini menghadiri rangkaian HUT ke-21 BUMN di Semarang, Jawa Tengah itu. Acara yang sama berlangsung di berbagai wilayah di Tanah Air.

Menteri BUMN Rini M. Soemarno beserta jajarannya dan 52 Direksi serta Komisaris BUMN hadir untuk menyampaikan terima kasih atas kerja keras para insan BUMN atas kontribusinya terhadap kemajuan BUMN. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh pegawai di lingkungan BUMN yang telah bekerja keras untuk perusahaan masing-masing.

Pemotongan tumpeng oleh Menteri BUMN Rini Soemarno disaksikan lebih dari 30.000 pegawai di lingkungan BUMN. Tumpeng ini menjadi saksi sejarah perayaan HUT ke-21 BUMN di Kota Semarang tercatat dalam rekor Muri sebagai tumpeng terbesar dan tertinggi. HUT BUMN juga diperingati di berbagai wilayah di Tanah Air. Tinggi puncak tumpeng merupakan simbolisasi kinerja BUMN yang terus menanjak.

Menurut Rini peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan Negara untuk mendukung pembangunan. Tahun 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp422 triliun baik dalam bentuk dividen, pajak maupun penerimaan Negara bukan pajak. Angka ini lebih tinggi atau naik 19 persen dibanding 2017 yang Rp354 triliun. Kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara terus tumbuh, dan empat tahun terakhir rata-rata 11,68 persen.

“Kami optimistis kinerja BUMN lebih baik, kekuatan sinergi semakin jelas dan kami on the track untuk mewujudkan holding di BUMN agar organisasi lebih ramping dan menjalankan bisnis lebih cepat dalam mengejar hasil usaha maksimal untuk akhirnya kita kembalikan kepada masyarakat,” kata Rini.

Sebagai bagian dari Good Corporate Governance (GCG),  BUMN turut aktif dalam kegiatan sosial dan edukatif dengan melibatkan masyarakat maupun milenial BUMN.  Melalui program BUMN Goes to Campus oleh 27 BUMN berhasil meraih perhatian sekitar 30.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, seperti Karawang, Riau, Tasikmalaya, Lampung dan Padang.

Program ini melibatkan para petinggi BUMN yang dikemas dalam kegiatan, CEO Talks, Kelas Kreatif, Magang & Vokasi Bersertifikasi untuk 10 ribu mahasiswa dan perekrutan bersama BUMN untuk 11 ribu orang. Digalakkan juga aktivitas sosial yang melibatkan masyarakat yakni program Pangan Murah 38 BUMN, menyalurkan 600.000 paket di 56 kota dan kegiatan Bersih-bersih Kampung Sehat di 18 kota melibatkan 11.000 warga. (Guruh Rachman). ***

 

Check Also

KPK Tetapkan Direktur Utama PLN Tersangka Kasus Suap Proyek PLTU Riau-1
Sofyan Basir beberapa kali membantah menerima janji fee dari proyek PLTU Riau-1, yang dikerjakan pengusaha Johanes Kotjo

EmitenNews.com – KPK menetapkan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir sebagai tersangka kasus suap Proyek …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login to chat with other users!
WhatsApp chat