#

Atas Nama Penyelamatan Ekonomi, Pemkab Pandeglang Buka Tempat Wisata Pas Lebaran
Karena masih pandemi covid-19, pengelola wisata diminta menerapkan SOP kesehatan sesuai saran tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Pandeglang

EmitenNews.com – Atas nama penyelamatan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten, mantap akan membuka tempat wisata mulai hari Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020). Rencana tersebut tertuang dalam surat edaran 556/135-Dispar/2020 perihal imbauan kunjungan wisatawan dalam masa pencegahan penyebaran covid-19.

Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (23/5/2020), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang Asmani Raneyanti mengungkapkan, pembukaan tempat wisata dimulai pas lebaran, dan seterusnya. Dia menyebutkan, kebijakan itu diambil demi menyelamatkan perekonomian daerah, dan para pemilik objek wisata, yang babak belur akibat penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19).

Menurut Asmani Raneyanti, keluarnya keputusan itu telah melalui pembahasan bersama antara pihak Dinas Pariwisata, Sekretaris Daerah (Setda), Asisten Daerah (Asda) beserta pihak Kepolisian Polres Pandeglang. “Keluarnya imbauan itu sesuai hasil rapat bersama. Bahkan untuk memutuskan ini kami mengundang seluruh paguyuban dan pihak kepolisian.”

Meski penularan covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda melandai, Asmani tidak terlalu khawatir aktivitas wisata akan membuat penularan virus yang disebut-sebut berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, bakal meluas di Kabupaten Pandeglang. Ia melihat pasien Positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Pandeglang merupakan orang luar. Karena itu, ia meyakini tempat wisata lokal di wilayahnya  masih aman. “Mengingat Covid-19 kita yang positif dari luar daerah semuanya.”

Tidak usah khawatir, Asmani menekankan pengelola wisata agar menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan sesuai saran tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Pandeglang. Pembukaan tempat wisata itu, harus mengikuti persyaratan protokol kesehatan. Seperti harus memasang spanduk himbauan di berbagai sudut dan tempat cuci tangan sesuai protokoler covid-19.

Sebelumnya dunia kepariwisataan Pandeglang sudah dihajar dampak Tsunami Selat Sunda dan gempa bumi. Bencana itu menyebabkan target kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara tak mencapai target. Padahal, sebagai daerah dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan sebanyak 5,7 juta pelancong ke Pandeglang.

Awal Januari 2020, Kabid Destinasi dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang Rosi Sukmawati mengatakan, pada tahun 2019 jumlah kunjungan wisman dan wisnu masih jauh dari target Kemenparekraf. Ia terang-terangan menuding kegagalan itu akibat bencana alam. Karena wisatawan masih enggan melancong ke pantai atau tempat wisata di Pandeglang. ***

 

Check Also

Arthavest (ARTA) Bukukan Laba Melonjak 640 Persen di Kuartal I-2020

EmitenNews.com– Perusahaan Investasi yang tercatat pada papan pengembangan perdagangan BEI,PT Arthavest Tbk (ARTA) membukukan Laba …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: