#
Pemerintah akan fokus pada sektor kesehatan dalam penggunaan APBN 2020. Presiden Joko Widodo meminta pusat, dan pemerintah daerah bergerak cepat dan serentak menangani penyebaran virus corona. Pemerintah daerah diminta merealokasi anggaran belanja 2020 ke sektor kesehatan. (Dok. Tirto).

Atasi Penyebaran Corona, Pemerintah Fokus Sektor Kesehatan dalam Penggunaan APBN 2020
Presiden mengatakan, ada delapan jenis belanja tanggap darurat yang bisa dilakukan sesuai Permendagri 20 tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Virus Corona di Lingkungan Pemerintah Daerah

EmitenNews.com – Pemerintah akan fokus pada sektor kesehatan dalam penggunaan APBN 2020. Presiden Joko Widodo meminta pusat, dan pemerintah daerah bergerak cepat dan serentak menangani penyebaran virus corona. Pemerintah daerah diminta merealokasi anggaran belanja 2020 ke sektor kesehatan, terutama penanganan penyebaran virus asal Wuhan, Hubei, China yang sudah merambah seluruh wilayah di Tanah Air.

Kasus positif corona di Indonesia terus bertambah. Juru Bicara Pemerintah dalam Kasus Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto menyebutkan, per Selasa (24/3/2020), jumlah pasien positif terinfeksi virus corona mencapai 686 orang. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 55 orang dan 30 pasien dinyatakan sembuh.

Dalam keterangannya yang dikutip Rabu (25/3/2020), Presiden Jokowi mengatakan, setidaknya ada delapan jenis belanja tanggap darurat yang bisa dilakukan sesuai Permendagri 20 tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Virus Corona di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Presiden Jokowi juga telah menyiapkan sembilan jurus untuk melawan dampak virus corona terhadap ekonomi di dalam negeri. Relokasi anggaran salah satu jurus yang disiapkan pemerintah. Untuk itu, pemerintah akan fokus pada sektor kesehatan dalam penggunaan APBN 2020.

Direktur Managemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Za menjelaskan tentang delapan jenis belanja tanggap darurat tersebut. Antara lain meliputi sandang, pangan, papan, air bersih dan sanitasi, pertolongan darurat, pencarian dan penyelamatan, evakuasi korban, dan layanan kesehatan.

“Belanja kebutuhan tanggap darurat bisa dilakukan dengan merelokasi anggaran pemerintah daerah. Semua belanja tanggap darurat dapat dimanfaatkan dengan cepat. Jangan menunggu lagi, semua bergerak bersama-sama,” ujar Safrizal dalam konferensi pers, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (25/3/2020). ***

 

Check Also

Pemerintah Klaim Manajemen Perawatan Pasien Virus Corona Makin Membaik
Data Satgas Penanganan Covid-19, Senin (21/9/2020), total pasien sembuh covid 19 bertambah 3.470 orang. Total pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 180.797 orang

EmitenNews.com – Pemerintah mengklaim manajemen perawatan pasien infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019, makin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: