#
Kunjungan kerja kenegaraan Presiden Joko Widodo di Australia, Minggu (9/2/20200. Australia menambah jumlah kuota visa bekerja dan berlibur dari 1.000 orang menjadi 4.100 orang. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan itulah salah satu implementasi dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA). (Laily Rachev, Biro Pers Sekretariat Presiden).

Australia Tambah Jumlah Kouta Visa Libur dan Kerja WNI
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan penambahan itu salah satu implementasi dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA)

EmitenNews.com – Australia menambah jumlah kuota visa bekerja dan berlibur dari 1.000 orang menjadi 4.100 orang. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan itulah salah satu implementasi dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA).

Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (11/2/2020), Menlu Retno Marsudi menyebutkan, rencananya Working Holiday Visa itu, bertambah hingga lima kali lipat dalam enam tahun. Keputusan tersebut dilakukan usai rencana kemitraan dagang antardua pihak itu sudah disepakati dan dapat dirasakan secara langsung oleh Indonesia.

“Kami sudah mendesain 100 hari pertama dari implementasi IA-CEPA supaya bisa dirasakan manfaatnya,” katanya.

Saat ini Indonesia hanya memiliki 1.000 kuota penerbitan visa bekerja dan berlibur untuk menuju Australia. Jadi, dengan berlakunya IA-CEPA, langsung naik menjadi 4.100 (kuota). Setelah itu, akan naik per tahun sampai tahun keenam mencapai 5.000 kuota.

Dengan perjanjian tersebut akan membuat Indonesia kedatangan investor dan juga kunjungan bisnis dari Australia. Nantinya, kata Retno, pertemuan bisnis antarkedua negara itu di Indonesia dipimpin oleh Menteri Perdagangan. Yang akan dilakukan, urai dia, mengidentifikasi kerja sama investasi di bidang infrastruktur.

Seperti diketahui DPR RI mengeluarkan ratifikasi perjanjian kerja sama ekonomi IA-CEPA, Kamis (6/2/2020).

Nota Kesepakatan (Memorandum of Understandings/Mou) implementasi IA-CEPA telah dilakukan pimpinan kedua negara, Senin (10/2/2020). Presiden Joko Widodo menyepakati perjanjian itu dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Berdasarkan ratifikasi UU IA-CEPA, Indonesia akan memangkas bea impor sebesar 94 persen untuk produk asal Australia secara bertahap. Australia akan menghapus 100 persen bea masuk impor untuk produk asal Indonesia.

Presiden Jokowi menginginkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA) dapat meningkatkan aliran investasi dan nilai perdagangan dari Australia ke Indonesia. Kedua negara membahas implementasi dari kesepakatan IA-CEPA setelah DPR RI meratifikasi perjanjian kerja sama ekonomi tersebut.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Australia. Usai mengikuti kegiatan Hari Pers Nasional 2020, Sabtu (8/2/2020), di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Presiden dan rombongan bertolak menuju Canberra, Australia, guna melakukan kunjungan kenegaraan.

Jokowi disambut upacara kenegaraan di Canberra, pada hari kedua kunjungannya ke Australia, Minggu (9/2/2020). Penyambutan kenegaraan dilakukan oleh Gubernur Jenderal Australia David Hurley beserta istri di Government House, Canberra.

Minggu malam, Presiden Jokowi menuju The Lodge, menghadiri jamuan santap malam oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Hari itu juga kedua pihak sudah mulai membahas beberapa isu bilateral. Salah satu hasil kunjungan kenegaraan ke Negeri Kanguru itu, pemantapan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA). ***

 

Check Also

Kurva Pandemi Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat, Jumat Ini Bertambah 678 jadi 25.216 Pasien
Achmad Yurianto: berdasarkan hasil pemeriksaan 10.639 spesimen menggunakan mesin PCR dan TCM, total yang sudah diperiksa hingga hari ini 300.545 spesimen

EmitenNews.com – Kurva epidemi kasus virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) di Indonesia terus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: