#
Ilustrasi aktivitas PT Indosat Tbk (ISAT). PT Indosat akan memutuskan hubungan kerja 500 karyawan. PHK terpaksa ditempuh karena perseroan melakukan perubahan organisasi untuk menjadikan bisnis lebih lincah, sehingga fokus kepada pelanggan serta lebih dekat dengan kebutuhan pasar. Serikat Pekerja bertekad melawan pemberhentian karyawan yang dinilai melanggar aturan itu. (Dok. PT Indosat).

Bagaimana Memahami Keputusan PT Indosat Tbk (ISAT) yang akan PHK 500 Karyawan
Presiden Serikat Pekerja Indosat R Roro Dwi Handayani mengatakan akan terus berjuang membela dan mendampingi karyawan yang terkena PHK. PHK itu dinilai tidak beralasan

EmitenNews.com – Bagaimana memahami keputusan PT Indosat Tbk (ISAT) yang akan memutuskan hubungan kerja 500 karyawan? Indosat Ooredo menjelaskan PHK terpaksa ditempuh karena perseroan melakukan perubahan organisasi untuk menjadikan bisnis lebih lincah, sehingga fokus kepada pelanggan serta lebih dekat dengan kebutuhan pasar. Serikat Pekerja bertekad melawan pemberhentian karyawan yang dinilai melanggar aturan itu.

Dalam keterangannya yang dikutip Senin (17/2/2020), Director & Chief of Human Resources Indosat Irsyad Sahroni mengungkapkan, pihaknya telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga samoai pada kesimpulan, PHK harus dilakukan. Ia mengaku terpaksa mengambil tindakan sulit, namun sangat penting bagi perseroan agar dapat bertahan dan bertumbuh.

Irsyad memastikan, perusahaan sudah mengambil langkah adil sesuai ketentuan. Perseroan mengkomunikasikan secara transparan kepada setiap karyawan, baik yang terkena dampak maupun tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari ketentuan undang-undang.

Menurut Irsyad, per 14 Februari 2020, dari 677 karyawan terdampak, lebih dari 80 persen telah setuju menerima paket kompensasi ini. Di luar itu, perusahaan menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka tetap dapat bekerja walaupun pada mitra kerja.

Langkah pengurangan karyawan ini dinilai dapat meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo, membantu perusahaan tetap kompetitif di tengah tantangan disrupsi, mengoptimalkan layanan, dan menghadirkan pengalaman lebih baik bagi pelanggan. Irsyad berpendapat, pengurangan karyawan itu, salah satu langkah strategis dalam menjadikan Indosat Ooredoo perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya.

Sebelumnya, President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama menyampaikan tiga perubahan vital terhadap bisnis Indosat Ooredoo. Pertama memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan.

Kedua, pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga, penyedia jasa Managed Service, sejalan dengan praktik terbaik di industry. Ketiga rightsizing organisasi, menambah SDM untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, serta merampingkan SDM di beberapa fungsi bisnis.

Ketua Bidang Humas dan Media Serikat Pekerja Indosat Ismu Hasyim menyatakan setidaknya ada 500 pekerja yang terkena dampak dari kebijakan tersebut. Ia mengatakan informasi soal kebijakan perusahaan tersebut diterima Jumat (14/2/2020).

Presiden Serikat Pekerja Indosat R Roro Dwi Handayani mengatakan akan terus berjuang membela dan mendampingi karyawan yang terkena PHK. Perlawanan digalakkan karena pihaknya melihat PHK itu, tidak beralasan. Ia yakin tidak ada celah hukum untuk memaksakan PHK bagi karyawan yang tidak bersedia. Apalagi, selama ini tidak ada masalah kinerja. ***

 

Check Also

Pendapatan Melonjak, Siloam Hospital (SILO) Malah Rugi Rp338 Miliar Di 2019

EmitenNews.com- Kinerja perusahaan pengelola rumah sakit PT Siloam Internasional Hospital Tbk (SILO) pada tahun 2019 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: