#
Meski dalam kondisi Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2019, tanggal 10-9 Juni 2019, masyarakat tetap dapat menikmati layanan perbankan Bank BRI. (Dok. Annual Report.id).

Bank BRI (BBRI) Bagikan Dividen Rp20, 6 Triliun Setara Rp168,1 Per Saham

EmitenNews.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ( BBRI ) memutuskan untuk membagian dividen 60 persen dari laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 20,6 triliun.
Dari Rp 20,6 triliun yang akan disetor ke kas negara sebagai dividen Rp 11,7 triliun, sedangkan sisanya dibagikan ke pemegang saham publik,” ujar Direktur Utama Bank BRI Sunarso usai RUPST di Gedung BRI, Jakarta, Selasa (18/2/2020).
Adapun, dividen yang dibagikan BRI tahun ini sebesar Rp 20,6 triliun atau sekitar Rp 168,1 per lembar saham.
Angka ini naik 27,2 persen dibandingkan dengan dividen yang dibagikan BRI pada tahun lalu sebesar Rp 16,2 triliun atau sekitar Rp 132,2 per lembar saham. Sedangkan Earning Per Share (EPS) perseroan di tahun 2019 sebesar Rp 279, naik 6,1 persen dibandingkan EPS tahun 2018 sebesar Rp 263.
Selain pembagian dividen, rapat tersebut juga menyetujui pengangkatan Kartika Wirjoatmodjo (Wakil Menteri BUMN) sebagai Komisaris Utama BRI menggantikan Andrinof A Chaniago. Kartiko saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
RUPS juga menetapkan Direktur Kepatuhan yang baru. Wisto Prihadi menjadi Direktur Kepatuhan menggantikan Azzizatun Azimah. Sementara, posisi Direktur Keuangan masih ditempati oleh Haru Koesmahargyo, yang diberhentikan dan diangkat kembali.
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi ketentuan peraturan perundang–undangan yang berlaku.
“RUPST mengangkat Kartika Wirdjoatmodjo sebagai komisaris utama, Ary Kuncoro sebagai wakil komisaris utama, Rabin sebagai komisaris, Erwidyo Pramono sebagai komisaris, Dwi Lidya sebagai Komisaris, Zulnahar Usman sebagai Komisaris serta Wisto Prihadi sebagai Direktur Kepatuhan,” kata Sunarso.
RUPST ini juga memberhentikan Andrinof A Chaniago (komisaris utama), Wahyu Kuncoro (wakil komisaris utama), A Fuad Rahmany (komisaris independen), A Sonny Keraf (komisaris independen) Loeke Larasati Agustina (komisaris).
Berikut jajaran komisaris baru.
Komisaris Utama Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Komisaris Utama atau Komisaris Independen Ari Kuncoro, Komisaris Independen Zulnahar Usman, R Widyo Pramono, Rofikoh Rokhim, Hendrikus Ivo, dan Dwi Ria Latifa, Komisaris Nicolaus Teguh Budi Harjanto, Hadiyanto, dan Rabin Indrajad Hattari.
Sedangkan Jajaran direksi, yakni Direktur Utama Sunarso, Wakil Direktur Utama Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Mikro Supari, Direktur Bisnis Kecil, Ritel dan Menengah Priyastomo, Direktur Jaringan dan Layanan A Solichin Lutfiyanto, Direktur Kepatuhan Wisto Prihadi, Direktur Manajemen Risiko Agus Sudiarto, Direktur Konsumer Handayani, Direktur Human Capital Herdy Rosadi Harman,Direktur Keuangan Haru Koesmahargyo, Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi Indra Utoyo, dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN Agus Noorsanto.

Check Also

Pendapatan Melonjak, Siloam Hospital (SILO) Malah Rugi Rp338 Miliar Di 2019

EmitenNews.com- Kinerja perusahaan pengelola rumah sakit PT Siloam Internasional Hospital Tbk (SILO) pada tahun 2019 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: