BEI Beri Tanda Notasi Negatif Pada PT Yulie Sekuritas Indonesia (YULE)

K.Muchtar

Regulator Update Tuesday, 8th January 2019 11:55:12 AM • 2 weeks ago


EmitenNews – Daftar perusahaan atau emiten yang bermasalah dan terkena notasi negatif atau tato bertambah lagi. Kali ini BEI menambahkan tato pada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) . Denga demikian hingga Senin (8/1) jumlah emiten yang ditempel tato mencapai 36 emiten.

Dalam keterbukaan informasi BEI di sebutkan, satu emiten ditambahkan dalam daftar notasi perusahaan, yakni PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE). Perusahaan tersebut dikenakan kode notasi D yang menyatakan, adanya opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer) dari Akuntan Publik.

Selain menambah, satu emiten ke dalam daftar notasi negatif, BEI juga mengubah notasi saham Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN). Jika sebelumnya BORN mendapat tato E dan L yang artinya, laporan keuangan perusahaan itu menunjukkan ekuitas negatif dan belum menyampaikan laporan keuangan terakhir, kini berkurang menjadi E saja.

Dengan begitu, 34 emiten lain yang masih tercatat dalam daftar notasi negatif yakni AIMS.S, AISA.ML, APEX.E, APOL.E, ARGO.E, BIMA.E, BNBR.E, BTEL.ED, CANI.E, CKRA.DS, CMPP.E, CNKO.E, CNTX.E, DPUM.L, DWGL.E, ETWA.E, GLOB.E, GOLL.L, GREN.L, HDTX.E, ITTG.S, JKSW.E, KARW.E, MDRN.E, MTFN.EL, OCAP.E, POLY.E, SAFE.E, SIAP.E, TAMU.L, TAXI.E, TRIO.E, UNSP.E dan ZBRA.E.

Berikut notasi-notasi yang diterapkan bursa:

B = Adanya permohonan Pernyataan Pailit

M = Adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)

S = Laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pendapatan usaha

E = Laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif

A = Adanya Opini Tidak Wajar (Adverse) dari Akuntan Publik

D = Adanya Opini “Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer)” dari Akuntan Publik

L = Perusahaan Tercatat belum menyampaikan laporan keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *