BEI Panggil Manajemen Lippo Karawaci Minta Penjelasan Terkait Issue Miring Proyek Meikarta

Marco

Properti & Infrastruktur Thursday, 7th June 2018 1:30:31 PM • 2 weeks ago


EmitenNews – Presiden Direktur Meikarta Ketut Budi Wijaya datangi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (7/6). Kedatangan tersebut berkaitan dengan surat panggilan BEI untuk menjelaskan banyaknya berita miring terhadap proyek Meikarta.

Ketut Budi Wijaya yang juga menjabat PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) datang ke BEI sekitar pukul 10.00 WIB. Dia datang langsung masuk ruang menemui pihak BEI. Pertemuan itu selesai sekitar pukul 11.45 WIB.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, pemanggilan itu untul mengkonfirmasi terkait banyaknya berita miring terhadap proyek Meikarta.

“Kami cuma minta klarifikasi terkait simpangsiurnya berita. Katanya ada utang triliunan, memang ada utang pembayaran biaya Rp 1,4 triliun. Kami hanya mengklarifikasi saja, supaya kami clear juga,” tuturnya.

Ketut Budi Wijaya Saat dikonfirmasi, mengaku menghadap BEI hanya sekedar melaporkan hasil RUPS oleh perusahaan. Dia mengaku tidak banyak membahas terkait proyek Meikarta yang nilainya mencapai Rp 278 triliun itu.

“Biasa kita menjelaskan apa yang kita lakukan, kemarin kan abis rups. Kami laporan apa yang telah kami sampaikan. Urusannya ini laporan,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Proyek Meikarta memang belakangan ini diterpa berita negatif. Pernah dikabarkan kontraktor proyek menghentikan pembangunan. Terakhir adanya gugatan oleh dua vendor terkait tagihan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Gugatan itu dilayangkan ke PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) anak usaha Lippo Group selaku pengembang Meikarta. Sementara, dua vendor yang menggugat ialah perusahaan event organizer (EO) PT Relys Trans Logistic dan PT Imperia Cipta Kreasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *