#
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. (Dok. Kabar News).

Bertemu Tim Selandia Baru, Gubernur Sulsel Paparkan Pembukaan Daerah Terisolir Pusat Ekonomi Baru
Trade Commissioner New Zealand Embassy, Diana Permana: peluang New Zealand kolaborasi dengan Sulsel pada wilayah peternakan dan pariwisata

EmitenNews.com – Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah memaparkan beberapa program strategis yang menjadi prioritas dalam era kepemimpinannya. Antara lain pembukaan daerah terisolir sebagai pusat ekonomi baru, optimalisasi teknologi dalam bidang pertanian mendukung suplai pangan di Indonesia, serta pembukaan jalur ekspor langsung (direct call) melalui New Port Makassar (NPM).

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengemukakan hal tersebut dalam keterangan tertulis, Jumat (8/11/2019), usai menerima kunjungan tim kedutaan New Zealand, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur, di Makassar. Mereka membahas peluang kolaborasi Selandia Baru bersama Sulsel. Ia menjelaskan, pihaknya berfokus pada pembukaan wiilayah baru yang nantinya akan menjadi pusat-pusat ekonomi baru.

Nurdin juga memaparkan hasil kunjungannya ke dua wilayah di Australia beberapa waktu lalu. Kepada tamunya, mantan Bupati Bulukumba dua periode itu, menyebutkan tentang pemanfaatan teknologi yang membantu produksi pertanian, perikanan, dan peternakan di Australia. Gubernur penerima Bung Hatta Award ini melihat adanya peluang Sulawesi Selatan mulai memanfaatkan teknologi di sektor paling potensial.

Gubernur Nurdin juga sempat mengungkapkan, memasuki tantangan bonus demografi 2030, Indonesia memiliki modal besar sebagai negara agraris dalam menopang pangan dunia. Kalau dulu kita minder sebagai negara agraris, kata dia, sekarang saatnya kita bangga.

“Ancaman ke depan bukan lagi perang dunia, tapi tentang kelangkaan pangan dunia. Jumlah penduduk semakin bertambah, sementara luas bumi tidak ikut bertambah. Kita bisa jadi penopang pangan bagi dunia,” katanya.

Trade Commissioner New Zealand Embassy, Diana Permana, menyebutkan, kedatangannya ke Makassar itu, sharing knowledge bersama Nurdin dalam rangka mengetahui lebih banyak Sulawesi Selatan sebagai pintu wilayah timur Indonesia. Pihaknya ingin saling berbagai pengetahuan untuk berkolaborasi apa yang mungkin bisa dibangun bersama Sulsel.

Menurut Diana, peluang New Zealand melakukan kolaborasi dengan Sulsel ada pada wilayah peternakan dan pariwisata. Dengan berdialog bersama Gubernur Nurdin Abdullah, ia mengaku melihat peluang untuk bidang farming dan sustainable tourism. “Ini yang kami ingin gali lebih dalam lagi kurang lebih di sisi mana kita bisa transfer knowledge.”

Selandia Baru memilih Sulsel, menurut Diana, antara lain karena Sulsel adalah gerbang Indonesia Timur yang maju dan telah siap serta didukung infrastruktur dan perniagaan yang terbuka.

Sebelumnya, Pemerintah Australia siap membantu pengembangan sapi di Sulsel sebagai lumbung daging nasional. Daerah Seko dan Rampi akan dijadikan lokasi pengembangan itu. Saat bertemu dengan Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Richard Mathews, Senin (26/8/209), Nurdin mengatakan, target Pemprov Sulsel untuk jadi lumbung daging nasional segera terwujud.

Pihak Australia telah melirik potensi pengembangan sapi di Parepare, Sidrap, Enrekang, Bone, Polopo, Masamba, Seko dan Rampi. Potensi kerja sama dengan Australia sangat besar dan memiliki nilai ekonomi tinggi untuk kesejahteraan rakyat.

“Australia memiliki ahli dalam sektor peternakan. Pemerintah Sulsel, memiliki program mengembalikan status sebagai produk ternak,” katanya. ***

 

 

Check Also

Masa Uji Coba Gratis Berakhir, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Rp5 Ribu Mulai 1 Desember 2019
Para pengguna dapat menikmati fasilitas publik ini dengan menggunakan kartu elektronik berbayar dari 5 bank; Bank DKI, BCA, Mandiri, BNI, dan BRI

EmitenNews.com – Masa uji coba LRT Jakarta, rute Velodrome-Pegangsaan segera berakhir. Mulai 1 Desember 2019, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: