#
Otoritas Moneter, Bank Indonesia Mengapresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2017 sebesar 5,01%

BI : Pertumbuhan Ekonomi Masih dibawah Ekspektasi Pemerintah

Emitennews.com – Bank Indonesia (BI) mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I 2017 sebesar 5,01% (year on year) meskipun masih dibawah ekspektasi pemerintah. Otoritas moneter berharap pemerintah mendorong perbaikan belanja pemerintah dan penyederhanaan regulasi

Badan Pusat Statitistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi kuartal I 2017 sebesar 5, 01 persen, lebih tinggi dari periode yang sama di 2016  sebesar 4,8 hingga 4, 9 persen. Perbaikan ini ditopang ekspor komoditas san membaiknya daya beli masyarakat.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara menjelaskan, kontribusi pertumbuhan ekonomi pulau Jawa masih menopang laju ekonomi nasional dengan kontribusi mencapai 58 persen dari total growth dengan pertumbuhan 5, 6 persen/ sedangkan sumatra 4,5 persen. Namun kontribusi belanja pemerintah masih minim, sehingga harapan tumbuh lebih tinggi masih sulit tercapai pada kuartal ini.

“pertumbuhan 5, 01 persen lebih baik dari prediksi Bank Indonesia, tapi mungkin dibandingkan harapan pemerintah belum terlalu menggembirakan. Bank Indonesia mengharapkan kuartal 2 dan 3 akselerasinya lebih baik dari kuartal 1,”

Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani berharap semua pihak menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ini. Pasalnya pertumbuhan masih ditopang dari ekspor komoditas. Fluktuasi harga komoditas ini harus diwaspadai pemerintah.

Pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat, seperti diketahui ekonomi Indonesia masih sangat bergantung dengan consumsi domestic yang mencapai 50 persen.

“tetapi memang kita melihat pertumbuhan kita dibantu oleh ekspor komoditas yg kemudian naik di kuartal satu/ tapi kita harus mewaspadai karena pertumbuhan komoditas fluktuasinya yang perlu dijaga adalah daya beli masyarakat karna kita ketahui pertumbuhan kita sangat tergantung domestic consumtion lbh dr 50 persen,” ucap Rosan di Jakarta

Rosan berharap hingga akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi dalam negeri bisa jauh lebih baik dibanding tahun lalu, hal tersebut dapat dilihat dari investor asing mulai tertarik untuk bisa berinvestasi di Indonesia.

 

 

Check Also

Jelang Resesi Ekonomi, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi Pemulihan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan melaksanakan fungsi countercyclical yang efektif pada kuartal ketiga tahun 2020 untuk menjaga stabilitas sistem keuangan

EmitenNews.com – Jelang resesi ekonomi, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi. Kementerian Keuangan mempersiapkan pemulihan ekonomi Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: