#

Buat Modal Usaha, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) Akan Rights Issue 22,14 Persen Saham

EmitenNews.com – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) akan melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue untuk memperkuat modal dan pengembangan bisnisnya.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,58 miliar saham seri B yang akan ditawarkan melalui rights issue atau 22,14 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

Harga pelaksanaan akan diumumkan kemudian dalam prospektus PMHMETD. Kemudian, KAEF dapat mengajukan pelaksanaan pendaftaran penambahan modal tersebut setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 18 September 2019.

Dengan demikian, pelaksanaan rights issue dilaksanakan paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaksanaan RUPSLB atau 18 September 2020.

Sementara itu, pemegang saham yang tidak menggunakan hak HMETDnya akan terkena dilusi atas persentase porsi kepemilikannya di perseroan dari jumlah maksimum 22,14 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Sebelumnya, pada akhir Maret 2019, perseroan berencana melakukan right issue guna memperoleh dana segar untuk mendanai ekspansi anorganik dan refinancing atas pinjaman bank. Adapun, target dana yang diincar dari rencana ini sebesar Rp2 triliun – Rp3 triliun.

Jika rencana ini memperoleh persetujuan dari pemegang saham, maka floating share KAEF meningkat menjadi 20 persen-30 persen dari saat ini 9,98 persen.

Floating share yang ada masih memiliki peluang untuk ditingkatkan sehingga meningkatkan value Kimia Farma sendiri.

Sebagai informasi pada 2018, perseroan telah mengakuisisi 56,77 persen saham PT Phapros Tbk yang dimiliki PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dengan nilai Rp1,361 triliun.

Setelah aksi korporasi itu, KAEF mengincar segmen health care sebagai ekspansi anorganik berikutnya pada tahun ini.
KAEF sendiri sedang mengkaji untuk mengakuisisi rumah sakit yang ditargetkan selesai pada semester II/2019. (Romys)

Check Also

Selain ke PT Telkom (TLKM), PT Indosat Ooredoo (ISAT) Juga Jual 1.000 Menara ke PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) Senilai Rp1,95 Triliun

EmitenNews.com – PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) menyampaikan, selain transaksi jual beli menara dengan anak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *