#
Susanna Main Hall BEI, Jakarta. Foto : EN

Bursa Pertanyakan Keberlangsungan Usaha DGIK Pasca Status Tersangka

EmitenNews – Bursa Efek Indonesia (BEI) segera memanggil manajemen PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) pasca perkembangan baru kasus hukum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Perusahaan yang dalam komisi anti rasuah itu masih tertulis nama lama yaitu PT Duta Graha Indah menjadi korporasi pertama yang menjadi tersangka.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, mengatakan pihaknya memantau perkembangan yang terjadi. Namun yang bisa dilakukan bursa selaku regulator pada langkah awal adalah memanggil manajemen DGIK secepatnya.

”Kami akan minta klarifikasi dari perusahaan untuk menilai kelangsungan usahanya. Secepatnya kita akan kirimi surat. Ya Selasa ata Rabu lah,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (14/07).

Belum ada langkah konkrit yang bisa dilakukan terhadap DGIK, termasuk belum bisa melakukan suspensi atas sahamnya di pasar. BEI akan menunggu klarifikasi terlebih dahulu dari manajemen perusahaan yang kini bergerak di bidang Property, Real Estate and Building Construction dengan sub sektor Building Construction itu.

”Ya belum (suspensi). Kan harus dilihat dulu dampak atas kasus ini terhadap going concern (keberlangsungan bisnis) perusahaan,” kata Samsul.

Dalam pemberitaan disebutkan DGIK menjadi tersangka oleh KPK saat dilakukan pemanggilan terhadap Wakil Gubernur terpilih, Sandiaga Uno, yang dulu pernah menjadi komisaris perseroan pada 2007 – 2012.

Kasus yang turut menjerat DGIK itu adalah proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Udayana dan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Saham DGIK diapresiasi negatif oleh investor pada perdagangan hari ini karena ditutup turun 3,00 poin (2,91 persen) menjadi Rp 100 per saham. Saham perseroan sempat menguat ke level Rp 104 per saham dan sempat turun sampai Rp 99 per saham.

Check Also

Masih ada Waktu bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 untuk Peroleh BLT Rp2,4 Juta
Bagi pelaku UMKM yang berminat, dipersilakan mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UMKM daerah sesuai domisili. Di beberapa wilayah, ada juga yang membuka pendaftaran online

EmitenNews.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergembiralah. Pemerintah memperpanjang program Bantuan Langsung …

%d bloggers like this: