#

Butuh Dana Rp6 Triliun, Ini Rencana Investasi PT Adhi Karya (ADHI) di Sejumlah Proyek Infrastruktur 2020-2024

EmitenNews.com – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menyatakan pembangunan infrastruktur yang saat ini dilakukan secara massif merupakan sebuah langkah Pemerintah untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Selain itu, ketersediaan infrastruktur yang memadai merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung
pembangunan nasional untuk meningkatkan perekonomian dan meningkatkan daya saing
Indonesia dalam persaingan global.

Parwanto Noegroho Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengemukakan, pada periode 2020-2024 ini, ADHI merencanakan beberapa investasi dalam bidang infrastruktur. Kegiatan investasi ini dicanangkan, tidak hanya sebagai bentuk pengembangan peluang bisnis ADHI, tetapi juga sebagai partisipasi pada program Pemerintah yang berfokus ada pembangunan infrastruktur nasional dan investasi sebagai pembuka kesempatan.

Dijelaskan, dalam rangka mempertahankan kepemilikan saham Pemerintah RI sebagai pengendali, maka ADHI telah mengajukan permohonan PMN sebesar Rp3 trilliun untuk tahun Anggaran 2021 dan Rp2,9 trilliun berasal
dari Dana Publik.

“Rencana pengembangan proyek-proyek investasi tersebut akan membutuhkan ekuitas sebesar
Rp6 triliun. Untuk memenuhi pendanaan tersebut, ADHI berencana untuk melakukan penambahan ekuitas dengan Skema Rights Issue, ” kata Parwanto dalam keterbukaan informasi BEI Kamis (20/2).

Dari beberapa rencana proyek investasi, ADHI merupakan pemrakarsa dari beberapa proyek
diantaranya,
1. Jalan Tol Solo-Yogyakarta
2. Jalan Tol Solo-Bawen
3. Jalan Tol 6 Ruas Dalam Kota Jakarta
4. Jalan Tol JORR Elevated
5. Prasarana Kereta Api Loop Line Jakarta
6. Pengadaan Air Bersih dari Bendungan Karian untuk Jakarta Barat dan Tangerang
Selatan
7. Pengolahan Limbah

“Rencana pengembangan proyek-proyek investasi tersebut akan membutuhkan ekuitas sebesar
Rp6 triliun. Untuk memenuhi pendanaan tersebut, ADHI berencana untuk melakukan penambahan ekuitas dengan Skema Rights Issue, ” kata Parwanto Noegroho Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya dalam keterbukaan informasi BEI Kamis (20/2).

“Dalam rangka mempertahankan kepemilikan saham Pemerintah RI sebagai pengendali, maka ADHI telah mengajukan permohonan PMN sebesar Rp3 trilliun untuk tahun Anggaran 2021 dan Rp2,9 trilliun berasal
dari Dana Publik, ” Tutupnya.

Check Also

Dampak Covid-19, Ini Yang Akan Dilakukan Fajar Capital (SFAN) Kedepan

EmitenNews.com- Perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi, jasa, konsultasi manajemen PT Surya Fajar Capital Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: