Cabut Izin Usaha BPR Budisetia, OJK: Tenang, Dana Masyarakat Dijamin LPS

RS gen

OJK, Regulator Update Friday, 25th May 2018 3:28:13 PM • 3 months ago


EmitenNews– Satu lagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) “dibredel” Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wasit industri jasa keuangan itu mencabut izin usaha PT BPR Budisetia di Sumatera Barat (Sumbar).

Pencabutan izin usaha oleh OJK dilakukan melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KDK) Nomor KEP–98/D.03/2018 tanggal 25 Mei 2018 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Budisetia.

BPR yang beralamat di Jalan Prof. DR. Hamka No.115, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat terhitung sejak tanggal 25 Mei 2018, itu dilakukan karena dianggap memenuhi syarat.

Kepala OJK Sumbar, Darwisman, mengungkapkan sebelum dilakukan pencabutan izin usaha, BPR tersebut telah masuk status Bank Dalam Pengawasan Khusus sejak tanggal 27 Februari 2018.

Sesuai ketentuan yang berlaku, menurutnya, kepada BPR dimaksud diberikan kesempatan selama 60 hari atau sampai dengan tanggal 27 April 2018 untuk melakukan upaya penyehatan.

”Penetapan status Bank Dalam Pengawasan Khusus disebabkan BPR tidak mampu memperbaiki kinerja keuangan BPR yang memenuhi standar yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya dalam press release, hari ini (25/05).

Upaya penyehatan yang dilakukan BPR sampai dengan batas waktu ditentukan dinilai tidak dapat memerbaiki kondisi. Tidak mampu keluar dari status Bank Dalam Pengawasan Khusus yang harus memiliki Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (CAR) paling kurang sebesar 8 persen.

Dengan pencabutan izin usaha BPR Budisetia, selanjutnya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-undang No. 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009.

OJK menghimbau kepada nasabah BPR Budisetia untuk tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

Datangi kantor OJK di Sumbar jika nasabah yang merupakan masyarakat setempat butuh informasi lebih rinci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *