#
Foto: FranchiseGlobal.com

Cerita Pendek Sevel di Indonesia. Sayonara…

EmitenNews – Kedai waralaba 7-Eleven (Sevel) benar-benar angkat bendera putih. PT Modern Sevel Indonesia (MSI) sebagai pengelola jaringan convenience store itu memutuskan menutup seluruh kegiatan operasionalnya di Indonesia.

PT Modern Internasional Tbk (MDRN) selaku induk usaha dari MSI mengumumkan bahwa anak usahanya itu secara resmi akan mengakhiri kegiatan bisnis 7-Eleven di Indonesia per tanggal 30 Juni 2017.

”Seluruh gerai 7-Eleven di bawah manajemen PT Modern Sevel Indonesia yang merupakan salah satu entitas anak Perseroan akan menghentikan kegiatan operasionalnya,” begitu pengumuman Direktur MDRN, Chandra Wijaya, melalui keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/06).

Alasannya adalah keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh Perseroan untuk menunjang kegiatan operasional gerai 7-Eleven. Terutama setelah rencana transaksi material atas penjualan dan transfer segmen bisnis restoran dan convenience store di Indonesia dengan merek waralaba 7-Eleven menemui jalan buntu.

Tadinya, 7-Eleven beserta aset-aset yang menyertainya akan dijual oleh MSI kepada PT Charoen Pokphand Restu Indonesia. Namun rencana itu batal karena tidak tercapainya kesepakatan atas pihak-pihak yang berkepentingan.

”Hal-hal material yang berkaitan dan yang timbul sebagai akibat dari pemberhentian operasional gerai 7-Eleven ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku dan akan diselesaikan secepatnya,” ungkap Chandra.

MDRN memegang hak atas waralaba 7-Eleven di Indonesia sejak 2008. Itu terjadi setelah dilakukan penandatanganan Letter of Intent Master Franchise di Dallas, Amerika Serikat, pada tahun yang sama.

Pada 2009, dilakukan penandatanganan Master Franchise Agreement 7-Eleven di Tokyo, Jepang, dan ditindaklanjuti pembukaan gerai pertama 7-Eleven di Indonesia yaitu di Bulungan, Jakarta Selatan.

Begitu pesat perkembangan 7-Eleven di Indonesia sempat menjadi pertanda keseriusan dan prospek cerah gerai yang perlahan mulai jadi salah satu rujukan anak nongkrong kaum urban itu. Terbukti, pada 2011 saja sudah dilakukan peresmian gerai 7-Eleven ke 57 sekaligus pembukaan PT Fresh Food Indonesia (FFI).

Setahun kemudian, pada 2012, 7-Eleven mengumumkan pembukaan gerai ke 100. Sejalan dengan itu, FFI juga terus berkembang dan diresmikan FFI ke 2 pada 2015. Pada tahun itu juga FFI joint venture dengan Warabeya Nichiyo Co Ltd membentuk PT Fresh Food Warabeya Indonesia.

FFI berperan sebagai “dapur” yang memeroduksi aneka makanan segar untuk dipasarkan melalui 7-Eleven. Pada 2015 telah diselesaikan Central Kitchen tahap 2 dengan kapasitas produksi untuk mendukung 500 gerai 7-Eleven.

Oktober 2016, dilakukan penandatanganan perjanjian untuk Mitra Mandiri sehubungan dengan pengelolaan 7-Eleven secara mandiri oleh store manager terpilih dengan bantuan fasilitas pendanaan dari PT Saison Modern Finance.

Pada 2016, 7-Eleven memberikan kontribusi sebesar 75,7 persen dari total pendapatan MDRN. Dengan begitu maka bisnis yang relatif masih berusia muda ini sebenarnya langsung menjadi tulang punggung bagi perseroan.

Ironisnya, pada 2016 juga MSI telah melakukan penutupan sebanyak 25 gerai 7-Eleven yang dinilai tidak berperforma baik. Tujuannya untuk mengurangi kerugian akibat biaya operasi. Total, pada tahun itu, tersisa sebanyak 161 gerai 7-Eleven yang masih aktif beroperasi.

Dari total 1.605 karyawan MDRN pada 2016, mayoritas yaitu sebanyak 1.413 karyawan ada di bawah MSI yang merupakan pengelola 7-Eleven. Paling banyak adalah level staf yaitu 921 orang diikuti level Kepala Seksi sebanyak 243 orang, dan level Supervisor sebanyak 174 orang.

Indonesia, melalui MDRN, merupakan negara ke 17 di dunia yang membuka bisnis waralaba 7-Eleven. Sayonara Sevel Indonesia.

Check Also

Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Kini Menghuni Lapas Anak Wanita Tangerang
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/11/2019), menghukum Sri Wahyumi empat tahun dan enam bulan penjara. Mahkamah Agung mengabulkan PK-nya menjadi dua tahun  

EmitenNews.com – Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip kini menghuni Lapas Anak Wanita …

%d bloggers like this: