#
PT Bhakti Agung Propertindo (BAPI) ketika IPO pada pertengahan September 2019 di gedung BEI Jakrta.(Foto:Dok)

Dana IPO Ludes, Bhakti Agung Propertindo (BAPI) Cari Dana Buat Bayar Utang Ke Bank BTN (BBTN)

EmitenNews.com – Perusahaan properti PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) menyatakan setelah menggunakan dana hasil IPO perseroan berencana mencari pendanaan melalui aksi korporasi di pasar modal guna memenuhi kebutuhan modal kerja penyelesaian proyek Apartemen Green Cleosa di Ciledug, Tangerang.

Direktur Utama BAPI Agung Hadi Tjahjanto memaparkan setelah perseroan menggunakan dana hasil IPO untuk pembelian lahan, BAPI tengah menjajaki sejumlah alternatif pendanaan lain untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dalam menyelesaikan proyek Apartemen Green Cleosa.

” Saat ini perseroan sedang menjajaki sumber pendanaan melalui penerbitan medium term notes (MTN), konversi waran atau pun rights issue,” tulis Agung dalam keterbukaan informasi BEI Jumat (14/2)

Selain itu, alternatif pemenuhan modal kerja juga akan mengandalkan fasilitas pinjaman yang masih bisa digunakan, sesuai dengan progres pembangunan di lapangan. Bahkan, pemenuhan modal kerja juga bisa bersumber dari realisasi penjualan unit apartemen atau kios.

Terkait pembayaran utang ke PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang disyaratkan sebesar 20 persen dari net hasil penjualan perdana, BAPI belum bisa memenuhi hal tersebut.

“Perseroan telah melakukan komunikasi intens dengan BTN terkait hal itu. Tanggapan BTN adalah menawarkan solusi berupa sertifikat tanah disimpan oleh BTN sebagai tambahan jaminan atas pinjaman BAPI”, ujarnya

Dengan demikian, menurut Agung dalam keterbukaan informasi tersebut, BAPI telah mengajukan surat permohonan ke BTN untuk menghilangkan persyaratan pembayaran 20 persen dari net hasil penjualan perdana.

Sebagaimana diketahui, pada pelaksanaan IPO menjelang akhir 2019 lalu, BAPI berhasil menghimpun dana masyarakat sebanyak Rp251,63 miliar, sebesar 80 persen dana hasil IPO digunakan untuk modal kerja BAPI, sedangkan sisanya untuk membayar utang di bank.

Pembelian tanah dengan menggunakan dana hasil IPO berlokasi di Rangkasbitung, Lebak dengan luasan lahan yang dibeli sebesar 700.150 meter persegi. Nama pemilik tanah sebelumnya adalah PT Multi Kasuja Indonesia. “Cukup banyak penawaran yang masuk ke BAPI, terutama sejak mulai ada berita tentang Bhakti Agung akan menjadi Perusahaan Terbuka.” tegasnya.

Check Also

Indo Tambangraya Megah (ITMG) Bagi Dividen Rp570 Per Saham. Ini Jadwal Pembagiannya

EmitenNews.com – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) bagikan dividen final tahun buku 2019 sebesar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: