#
Asian Development Bank/ADB (Bank Pembangunan Asia), menyetujui pinjaman USD90 juta atau Rp1,26 triliun untuk pembiayaan proyek peningkatan akuntabilitas belanja pemerintah RI. (Dok. Dealcurry/Fiskal).

Dengan Pinjaman USD90 Juta ADB Tunjukkan Komitmen Dukung Reformasi Manajemen Keuangan RI
Direktur ADB Winfried Wicklein: ADB dukung Pemerintah Indonesia mempertahankan dan meningkatkan kemajuan dalam memperkuat akuntabilitas negara

EmitenNews.com – Asian Development Bank (ADB) berkomitmen kuat mendukung upaya reformasi manajemen keuangan Pemerintah Republik Indonesia dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Bank Pembangunan Asia itu, menyetujui pinjaman USD90 juta atau Rp1,26 triliun untuk pembiayaan proyek peningkatan akuntabilitas belanja pemerintah RI.

Dalam keterangan yang dikutip Rabu (4/12/2019), Direktur ADB untuk Indonesia Winfried Wicklein mengungkapkan, ADB mendukung Pemerintah Indonesia mempertahankan dan meningkatkan kemajuan dalam memperkuat akuntabilitas negara guna menyampaikan layanan publik berkualitas.

Pinjaman itu disalurkan untuk proyek Proyek Revitalisasi Akuntabilitas Negara (State Accountability Revitalization Project). Proyek itu akan membantu pemerintah melatih dan menyertifikasi sekitar 19.400 auditor internal dan pejabat keuangan pemerintah pada tingkat pemerintah pusat dan daerah.

Pinjaman ADB tersebut juga akan memberikan fasilitas modern yang cocok untuk mendukung pelatihan e-learning. Proyek ini akan mengembangkan sistem yang terintegrasi sepenuhnya untuk pelaporan dan pengawasan manajemen keuangan selaras dengan strategi e-government nasional.

Disebutkan proyek ini juga akan mendukung adopsi pendekatan audit dan pemantauan modern, implementasi manajemen audit internal berbasis risiko, dan pelatihan pengguna sistem audit yang baru dan lebih ditingkatkan.

Proyek akan mendukung pusat pelatihan pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk meningkatkan fasilitas kampusnya di Bali, Ciawi (Jawa Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Medan (Sumatera Utara) agar dapat mengakomodasi pelatihan e-learning.

Senior Project Officer ADB Deeny Simanjuntak menambahkan, dengan pinjaman itu, sistem informasi manajemen keuangan BPKP akan diperbarui guna meningkatkan keakuratan laporan keuangan, sehingga memperkuat pelaporan dan pengawasan. Menurut dia, bantuan ADB akan meningkatkan akuntabilitas kinerja dan kapasitas pengawasan melalui teknologi canggih, yang selanjutnya memperkuat transparansi, akurasi, akuntabilitas, dan penyampaian layanan publik. ***

 

Check Also

Sejumlah Pengusaha Muda Masuk Daftar Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes
Pemilik Grup Djarum, Hartono bersaudara kembali tercatat sebagai orang terkaya Indonesia (pada 2019) versi majalah Forbes, untuk ke-11 kalinya

EmitenNews.com – Pemilik Grup Djarum, Hartono bersaudara kembali tercatat sebagai orang terkaya Indonesia (pada 2019) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: