#
Di tengah isu virus corona yang melanda sejumlah negara, pemerintah Indonesia berani membuka keran impor bawang putih dari China. Padahal, sebelumnya pemerintah mempertimbangkan menghentikan sementara barang impor dari China karena faktor virus asal Wuhan, China itu. Impor 62 ribu ton bawang putih asal China, dan India segera datang. (Dok. Mediatani).

Di Tengah Isu Virus Corona, Pemerintah Putuskan Impor Bawang Putih dari China
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan: Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih 62.000 ton sudah diproses, dan segera diterbitkan

EmitenNews.com – Ini keputusan berani pemerintah. Di tengah isu virus corona yang melanda sejumlah negara, pemerintah Indonesia berani membuka keran impor bawang putih dari China. Padahal, sebelumnya pemerintah mempertimbangkan menghentikan sementara barang impor dari China karena faktor virus asal Wuhan, China itu. Impor 62 ribu ton bawang putih asal China, dan India segera datang.

Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (14/2/2020), Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih 62.000 ton sudah diproses, dan segera diterbitkan. Bawang putih impor ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas di Istana Negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu, diputuskan, impor binatang hidup saja dari China yang dilarang. Karena itu, Pemerintah Indonesia gencar mengimpor, dimulai dari bawang putih yang stoknya mulai menipis berkisar 70.000 ton saja. Bandingkan dengan kebutuhan konsumsi bawang putih per bulan mencapai 40.000 hingga 50.000 ton.

Selama ini China pemasok terbesar bawang putih ke Indonesia. Kekhawatiran langkanya bawang putih membuat harganya menjadi mahal di pasaran, mencapai Rp80 ribu per kilogram, setara harga daging. Terutama saat jelang bulan puasa, bawang putih bakal laris manis dikonsumsi. Untuk mengantisipasi melambungnya harga bawang putih, pemerintah pun memutuskan impor.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian menerbitkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) untuk komoditas bawang putih. Total volume yang diberikan rekomendasi sebanyak 103.000 ton. Kepada pers, Senin (10/2/2020), Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, mengatakan, RIPH 103.000 ton sudah diterbitkan Jumat (7/2/2020). Rekomendasi itu tengah diproses di Kementerian Perdagangan untuk mendapatkan persetujuan impor.

Prihasto mengatakan, kebanyakan bawang putih yang akan diimpor dari China. Dia menyebutkan, impor bawang putih dari China diizinkan, mengingat hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi memastikan tidak terdapat penularan virus corona melalui tanaman. ***

 

Check Also

Bank QNB Indonesia (BKSW) Raih Pinjaman Rp 1 Triliun Dari Bank BCA (BBCA)

EmitenNews.com- PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyatakan pada tangga 3 Juni 2020 mendapat pinjaman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: