#
Direktur PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), Jason A. Kardachi , ketika paparan publik insidentil di gedung BEI Kamis (18/7).

Dua Kali Disuspensi, PT Trikomsel Oke (TRIO) Duga Lonjakan Sahamnya Akibat Rencana Regulasi IMEI

EmitenNews.com – Pemerintah akan menerbitkan regulasi mengenai International Mobile Equipment Identity atau IMEI pada 17 Agustus 2019 mendatang sebagai upaya memberantas ponsel-ponsel yang selama ini masuk ke Indonesia tanpa melalui jalur resmi atau black market.

Direktur PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), Jason A. Kardachi merespon, pihaknya mengapresiasi rencana pemerintah tersebut lantaran dapat memberikan pendapatan bagi negara dari sektor fiskal atau pajak.

“Peraturan ini juga akan mencegah perdagangan ponsel curian atau ilegal,” kata Jason dalam paparan publik insidentil yang digelar pihaknya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (18/7).

Terkait dampak dari rencana implementasi kebijakan tersebut, Jason pun mengakui bahwa diharapkan aturan mengenai IMEI itu akan membawa dampak positif bagi perseroan.

Sebab, menurutnya, upaya pemerintah dalam menciptakan kondusifitas pasar dimana nantinya hanya ponsel resmi lah yang akan diizinkan untuk diperjualbelikan, diprediksi akan turut meningkatkan aspek penjualan ponsel oleh perseroan.

“Perseroan berharap penjualan ponsel akan meningkat karena hanya ponsel resmi di Indonesia, seperti yang dijual oleh perseroan, yang dapat dibeli oleh konsumen,” tuturnya.

Jason menilai, lonjakan kenaikan harga saham perseroan di bursa dalam beberapa waktu terakhir, bisa disebabkan oleh ekspektasi pasar atas rencana kebijakan IMEI tersebut terhadap

Meskipun demikian, Jason mengakui bahwa pada saat ini pihaknya masih belum dapat mengevaluasi dampak kenaikan penjualan, yang ditimbulkan oleh rencana kebijakan baru tersebut.

“Perseroan masih menunggu kejelasan kapan dan bagaimana isi peraturan tersebut,” ucapnya.

Diketahui, sejak saham TRIO Disuspensi oleh pihak BEI pada Jumat 12 Juli kemarin, akibat kenaikan saham yang menyentuh batas auto-rejection atas, saham TRIO yang kembali diperdagangkan pada Selasa 16 Juli 2019 pun kembali mengalami suspensi akibat melaju 24,56 persen ke level Rp426 per saham.

Bahkan, sejak awal Juli hingga 16 Juli 2019 kemarin, harga saham TRIO sudah naik 752 persen atau 8,5 kali lipat dari level terendah Rp50 per saham.

Saat ini TRIO memiliki total 98 gerai yang tersebar dibeberapa daerah di Indonesia. Sebanyak 76 gerai diantaranya merupakan gerai Oke Shop, sedangkan 22 gerai sisanya merupakan gerai Global Teleshop. (Romys)

Check Also

Pedagang Dominiasi KUR Bank Mandiri (BMRI) Senilai Rp 5,17 Triliun

EmitenNews.com – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat, pada semester pertama 2019, perseroan telah menyalurkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *