#
Direktur Finmas bidang Compliance Reza Pratama (Dua kiri) menerima izin usaha penyedia layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi dari OJK, Jumat (4/10/2019). Reza didampingi Direktur Perizinan, Pengaturan, dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi (kiri), Oktriany Susanti (dua kanan) dari Direktorat Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech (DP3F) OJK, Kepala Sub-Divisi Perizinan Fintech OJK Alvin Taulu (kanan). (Dok. EmitenNews.com/Ist).

Finmas dapat Izin Usaha Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dari OJK
Dalam 12 bulan sejak beroperasi, aplikasi seluler Finmas telah diunduh lebih dari 4,5 juta pengguna dan digunakan 1,2 juta masyarakat dan UMKM

EmitenNews.com – PT Oriente Mas Sejahtera (Finmas) mendapatkan Izin Usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI). Izin berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP-85/D.05/2019 pada 30 September 2019.

Keluarnya izin ini menegaskan Finmas telah  memenuhi seluruh persyaratan ketat dan kewajiban sesuai Peraturan OJK No. 77/POJK.01/2016 mengenai penyelenggaraan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi dan aturan-aturan turunannya.

Hingga Agustus 2019, hanya tujuh penyedia pinjaman digital yang telah mengantongi izin usaha resmi OJK dari total 127 fintech lender yang terdaftar. Selain meningkatkan jumlah penyelenggara LPMUBTI berlisensi, penerbitan izin usaha OJK untuk Finmas juga akan memperkuat upaya bersama memajukan inklusi finansial nasional.

Dalam rilis yang diterima Jumat (11/10/2019), Reza Pratama, Direktur Finmas bidang compliance, mengatakan, Finmas didirikan untuk melayani rakyat Indonesia. Perseroan memiliki komitmen mendalam untuk menerapkan standar tertinggi terkait transparansi, keamanan, dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan dan kode etik yang diterbitkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) serta mandat OJK.

“Kami sangat mengapresiasi ketekunan dan komitmen OJK dalam menerbitkan izin usaha hanya untuk perusahaan yang telah memenuhi standar kepatuhan.  OJK telah memberikan contoh baik bagi industri fintech dan pembuat kebijakan terkait lain di Asia Tenggara,” kata Reza Pratama.

Kunci keberhasilan Finmas dalam mendapatkan izin usaha dari OJK, kombinasi unik dari model bisnis yang kuat, penerapan prinsip kepatuhan dan tata kelola, mitigasi risiko serta kolaborasi dengan penyelenggara layanan jasa keuangan dan sistem pembayaran terdaftar pada OJK maupun Bank Indonesia, penyelenggara jasa penunjang layanan keuangan, sistem dan keamanan teknologi informasi, serta perlindungan dan pelayanan konsumen.

Dengan menyandang status berizin ini akan membuka kesempatan lebih besar bagi Finmas terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mengembangkan bisnis, produk dan layanan, ekosistem serta kemitraan lebih luas dengan berbagai pelaku ekonomi. Terutama seperti produsen dan pedagang termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan retailer, e-commerce, lembaga penyelenggara jasa keuangan dan sistem pembayaran, lembaga pendukung layanan keuangan, asosiasi, otoritas berwenang, lembaga-lembaga pemerintah dan lain sebagainya.

Sementara itu Rainer Emanuel, Kepala Komunikasi Korporat Finmas, mengatakan, pihaknya mendukung misi OJK untuk mempercepat inklusi finansial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan diterbitkannya izin usaha LPMUBTI ini, Finmas akan terus meningkatkan dukungan bagi program-program edukasi dan literasi yang dicanangkan OJK dan AFPI.

“Selain itu, memperluas layanan-layanan Finmas untuk komunitas yang belum dapat mengakses atau tersentuh jasa perbankan secara maksimal, dan mendorong kontribusi industri fintech lending untuk kemajuan perekonomian Indonesia,” katanya.

Dalam 12 bulan sejak mulai beroperasi, aplikasi seluler Finmas telah diunduh lebih dari 4,5 juta pengguna dan digunakan 1,2 juta masyarakat dan UMKM. Finmas juga telah berpartisipasi secara aktif dalam sejumlah program edukasi dan literasi finansial di seluruh Indonesia. ***

 

Check Also

Masyarakat Kini Punya Kesempatan Sama Akses Teknologi Digital Konektivitas Sangat Cepat
Presiden resmikan pengoperasian Palapa Ring, Senin (14/10/2019). Tol langit ini menghubungkan seluruh ibu kota di 514 kabupaten dan kota di Indonesia

EmitenNews.com – Masyarakat kini memunyai kesempatan sama mengakses teknologi digital dengan konektivitas sangat cepat. Presiden …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *