#
Karmaka Surjaudaja (Kwee Tjie Hoei) telah pergi. Founding Chairman PT Bank OCBC NISP Tbk itu, meninggal dunia Senin (17/2/2020), pukul 15.25 WIB, di Bandung, Jawa Barat. Keberadaan Bank OCBC NISP dalam industri perbankan Indonesia selama lebih dari 78 tahun tidak lepas dari sosok pasangan suami-istri Karmaka Surjaudaja dan Lelarati Lukman. (Dok. Kumparan).

Founding Chairman PT Bank OCBC NISP Tbk, Karmaka Surjaudaja Meninggal Dunia
Keberadaan Bank OCBC NISP dalam industri perbankan Indonesia selama lebih dari 78 tahun tidak lepas dari sosok pasangan suami-istri Karmaka Surjaudaja dan Lelarati Lukman

EmitenNews.com – Karmaka Surjaudaja (Kwee Tjie Hoei) telah pergi. Founding Chairman PT Bank OCBC NISP Tbk itu, meninggal dunia Senin (17/2/2020), pukul 15.25 WIB, di Bandung, Jawa Barat. Manajemen Bank OCBC NISP dalam pernyataan resmi yang dikutip Selasa (18/2/2020) menyebutkan, Karmaka Surjaudaja menghembuskan nafas terakhir pada usia 85 tahun. Informasi mengenai pemakaman akan dikomunikasikan lebih lanjut.

“Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang ramah, rendah hati, dan bersahaja. Selama kepemimpinannya, beliau menjadi teladan yang baik bagi seluruh keluarga besar Bank OCBC NISP,” demikian pernyataan OCBC NISP.

Keberadaan Bank OCBC NISP dalam industri perbankan Indonesia selama lebih dari 78 tahun tidak lepas dari sosok pasangan suami-istri Karmaka Surjaudaja dan Lelarati Lukman. Bank yang sebelumnya dikenal dengan nama Bank NISP, tertua keempat di Indonesia. Bank ini didirikan, 4 April 1941 di Bandung dengan nama NV Nederlandsch Indische Spaar En Deposito Bank.

Seperti dikutip dari Antara, Karmaka Surjaudaja mulai mengelola bank ini pada tahun 1963 dengan jabatan Direktur Operasional. Di tengah kondisi Indonesia yang sedang bergejolak saat itu, bank tumbuh sehat dan berhasil melalui beberapa krisis, salah satunya sanering pada tahun 1965. Ketika itu, uang senilai Rp1.000 menjadi Rp1.

Atas keberhasilannya, Karmaka Surjaudaja diangkat menjadi presiden direktur 1971–1997 dan Presiden Komisaris pada 1997–2008. Kesuksesan Karmaka Surjaudaja juga tak lepas dari dukungan Lelarati Lukman, sang istri yang setia mendampinya. Lelarati Lukman menjabat komisaris 1982 – 2011.

Atas pengabdian dan pengorbanannya yang luar biasa selama lebih dari 40 tahun, Karmaka Surjaudaja dan Lelarati Lukman mendapat gelar Chairman Emeritus serta Commissioner Emeritus, dan Senior Advisor di Bank OCBC NISP pada tahun 2008. Sejak tahun 2015 berubah menjadi Founding Chairman dan Founding Chairwoman.

Walaupun tidak lagi menjabat secara struktural, tapi landasan, nilai, dan budaya yang diterapkan Karmaka dan Lelarati, terus melekat dalam hati seluruh keluarga besar Bank OCBC NISP.

Mengantisipasi pasar yang makin terbuka dan persaingan serta memperkuat struktur permodalan, bank mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta) pada 1994. Pencatatan saham ini menjadikan Bank OCBC NISP sebagai perusahaan terbuka.

Pada awal pendirian, bank dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Manajemen fokus melayani segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pada tahun 1967, bank menaikkan status operasionalnya dari bank tabungan menjadi bank komersial. ***

 

Check Also

Dampak Covid-19, Ini Yang Akan Dilakukan Fajar Capital (SFAN) Kedepan

EmitenNews.com- Perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi, jasa, konsultasi manajemen PT Surya Fajar Capital Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: