#
Ilustrasi RSUD Jayapura, Papua. Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, Jawa Tengah, dan Papua menjadi dua provinsi yang mengalami peningkatan kasus positif virus corona selama dua pekan terakhir. (Dok. Pemprov Papua).

Gawat, Jawa Tengah dan Papua Dua Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Dua Pekan Terakhir
"Untuk persentase kasus aktif ini cenderung menurun pada seluruh provinsi, kecuali Jateng dan Papua yang justru meningkat dalam dua pekan ini," kata Juru Bicara Satgas Wiku Adisasmito

EmitenNews.com – Gawat ini. Jawa Tengah, dan Papua menjadi dua provinsi yang mengalami peningkatan kasus positif virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) selama dua pekan terakhir. Dalam catatan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dua wilayah itu sekaligus menduduki dua peringkat atas dari 10 provinsi prioritas pemerintah untuk ditangani.

“Untuk persentase kasus aktif ini cenderung menurun pada seluruh provinsi, kecuali Jateng dan Papua yang justru meningkat dalam dua pekan ini,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (15/10/2020).

Kendati demikian, Wiku menyebut peningkatan kasus itu terjadi karena Jateng dan Papua tengah menambah jumlah pemeriksaan kepada warganya. Selain itu, perilaku masyarakat juga menjadi poin penting atau penyumbang dalam kenaikan kasus ini. Jateng dan Papua juga mengalami penurunan kasus sembuh, sedangkan kasus kematian mengalami stagnasi dan sedikit fluktuatif.

Jawa Tengah mengalami persentase kenaikan kasus sebesar 23,17 persen, Minggu (4/10/2020), kemudian bertambah menjadi 23,94 persen pada Minggu (11/10/2020). Papua juga mengalami persentase kenaikan kasus 39,42 persen pada Minggu (4/10/20), dan bertambah menjadi 43,35 persen sepekan kemudian, Minggu (11/10/2020).

Persentase kasus sembuh, Jawa Tengah mengalami penurunan sebesar 70,75, Minggu (4/10/2020), dan turun lagi menjadi 70,35 persen pada Minggu (11/10/2020). Papua juga demikian, Minggu (4/10/2020) mengalami penurunan kasus sembuh sebesar 59,06 persen, dan kemudian merosot menjadi 55,21 persen sepekan kemudian, atau Minggu (11/10/2020).

“Penurunan angka sembuh meskipun kecil, tapi kesembuhan harus tetap dijaga agar terus meningkat,” kata Wiku.

Wiku meminta agar fasilitas dan akses pelayanan kesehatan terus diperhatikan, baik kualitas dan kecepatan dalam menangani pasien covid-19. Terutama bagi pasien dengan gejala sedang dan berat, dan juga kelompok rentan usia, serta pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Sementara itu secara nasional, pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis (15/10/2020) sore, mengumumkan penambahan jumlah penderita sebanyak 4.411 orang di Tanah Air. Dengan begitu sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama, Senin (2/3/2020), total penderita infeksi virus yang dikabarkan dari Wuhan, Hubei, China itu, mencapai 349.160 orang. ***

 

Check Also

Satgas Covid-19 Akui Angka Kematian Akibat Penularan Virus Corona di Indonesia Masih Tinggi
"Angka kematian masih relatif tinggi dari global, tetapi kita yakini kerja sama  para dokter dan tenaga kesehatan dalam menangani pasien kita harapkan bisa baik lagi," kata Doni Monardo

EmitenNews.com – Ngeri. Angka kematian akibat penularan virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: