Global Bond PLN Oversubscribe 3,65 Kali

Global Bond kali ini adalah untuk proses liability management dan sekaligus debt reprofiling

andi baco

Ekonomi Update, Sektor Riil Thursday, 24th May 2018 5:57:29 PM • 3 months ago


 

EmitenNews – PT Perusahaan Listrik Negara Persero menerbitkan Global Bond senilai USD 2 miliar. Tujuan penerbitan Global Bond kali ini adalah untuk proses liability management dan sekaligus debt reprofiling

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLM I Made Suprateka mengatakan Obligasi Global ini diterbitkan dalam 2 tenor yaitu senilai USD 1 Milyar dengan tenor 10 tahun dan senilai USD 1 Milyar dengan tenor 30 tahun, serta dengan tingkat bunga masing-masing sebesar 5,45 persen dan 6,15 persen.

“Keberhasilan PLN menerbitkan Global Bond tahun 2018 ini kembali membuktikan bahwa di tengah gejolak pasar global, surat utang PLN tetap diminati oleh qualified investors sehingga orderbook mengalami oversubscribe sekitar 3,65 kali,” ucap I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya.

Uang yang didapat dari penerbitan sebesar USD2 milyar tersebut digunakan untuk membeli kembali (buy back) atau melunasi secara dini beberapa Global Bond PLN yang telah ada (penerbitan tahun 2007 dan 2009 yang sedianya akan jatuh tempo pada Agustus 2019, Januari 2020 dan Juni 2037). Obligasi Global yang telah ada tersebut, dulu diterbitkan dengan tingkat bunga yang mahal yaitu masing-masing sebesar 8 persen, 7,75 persen dan 7,8 persen

Proses penerbitan Global Bond PLN dan pembelian kembali sebagian Global Bond lama tersebut, dilakukan secara simultan sehingga praktis tidak ada uang yang keluar dari kas PLN. Selain tidak mengeluarkan uang kas pada aksi korporasi kali ini, PLN sekaligus akan mendapatkan minimal dua manfaat yaitu:
1. Manajemen likuiditas (mengurangi refinancing risk) pada pertengahan tahun 2019 dan awal 2020, karena kewajiban pelunasan jatuh tempo sebesar USD750 juta (Global Bond due 2019) dan sebesar USD1,25 miliar (Global Bond due 2020) hampir seluruhnya sudah tidak ada, dan diganti dengan Global Bond baru yang baru akan jatuh tempo pada tahun 2028 dan 2048.
2. Penghematan biaya bunga berjalan, karena obligasi lama dengan tingkat bunga 8 persen, 7.75 persen, dan 7.87 persen diganti dengan obligasi baru dengan tingkat bunga 5.45 persen dan 6.15 persen

Selain itu, dengan aksi korporasi PLN kali ini juga sekaligus mengurangi risiko adanya tingkat bunga yang lebih mahal di masa yang akan datang karena sudah hampir pasti bahwa Fed Fund Rate akan terus dinaikan pada tahun 2018 dan 2019.

Proses settlement transaksi tersebut di atas telah terjadi pada tanggal 21 Mei 2018 dan Global Bond PLN terdaftar pada Singapore Stock Exchange (SGX).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *