#
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (kedua kanan), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy (kanan), Menteri Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung (kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kedua kiri) secara bersama menekan sirine sebagai tanda diluncurkan Program Link & Match Industri Dengan SMK di Jawa Barat pada hari ini di PT Astra Otoparts Tbk – Divisi Engineering Development Center, Cikarang, Jawa Barat (28/7).

Grup Astra Dukung Pendidikan Vokasi Industri Jawa Barat

EmitenNews – Grup Astra mendukung peluncuran program pendidikan vokasi sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia No. 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Sejak tahun 2009, Grup Astra telah membina SMK sebagai bagian dari program kontribusi sosialnya. Hingga akhir tahun 2016, Grup Astra beserta Sembilan yayasannya telah membina 1.290 SMK dengan rincian sebagai berikut, Astra Honda Motor membina 652 SMK, Astra Daihatsu Motor membina 87 SMK, Astra Otoparts membina 401 SMK, United Tractors membina 89 SMK, Politeknik Manufaktur Astra di bawah Yayasan Astra Bina Ilmu membina 20 SMK dan Astra International membina 41 SMK.

Sehubungan dengan acara peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri Dalam Rangka Membangun Link and Match Industri Dengan SMK di PT Astra Otoparts Tbk- Divisi Engineering Development Center, di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center, Cikarang.

Astra Otoparts sebagai grup perusahaan komponen otomotif terbesar di Indonesia dan anak perusahaan PT Astra International Tbk saat ini telah bekerja sama dengan 401 SMK di beberapa daerah di Indonesia.

Kerjasama yang dilakukan sebagian besar berupa praktek kerja lapangan (PKL), kunjungan industri dan pengembangan kurikulum SMK. Dengan adanya program pendidikan vokasi industri ini, Grup Astra Otoparts berencana untuk mempererat hubungan kerjasama dengan 71 SMK di Provinsi Jawa Barat melalui tujuh belas anak perusahaan Astra Otoparts.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, didampingi oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan manajemen Grup Astra hadir dalam peluncuran Program Link & Match ini.

Program pendidikan vokasi tersebut merupakan program pembinaan dan pengembangan yang link and match antara SMK dan industri yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan sasaran sebanyak 1.775 SMK hingga tahun 2019 nanti, meliputi 845.000 siswa yang ditargetkan dapat bekerjasama dengan 355 perusahaan.

“Program pendidikan vokasi industri ini ditujukan untuk merevitalisasi dan mengembangkan SMK, agar dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja serta untuk meningkatkan peran perusahaan dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang berorientasi industri, khususnya dukungan dalam pengembangan teaching factory dan infrastruktur,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

“Keunggulan negara-negara maju itu karena UKM-nya jalan. Hal ini disebabkan pendidikan vokasi berjalan. Di Jerman, sekolah vokasi itu bisa sampai tiga tahun. Proporsinya, 70% magang dan 30% teori. Di Grup Astra sendiri, kami telah menerapkan vokasi sejak tahun 2009,” tutur Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto.

Presiden Direktur Astra Otoparts Hamdhani Dzulkarnaen menambahkan, “Kualitas tenaga kerja menjadi kunci sukses bagi pelaku industri untuk bersaing dan berkompetisi. Saat ini industri tidak bisa hanya mengandalkan sisi keilmuan saja, akan tetapi harus juga mempertimbangkan sisi keterampilan dari tenaga kerja tersebut, diharapkan dengan adanya vokasi industri ini kebutuhan tenaga kerja tersebut dapat terpenuhi.”

Selain itu, bersamaan dengan peluncuran program pendidikan vokasi industri ini, Grup Astra juga menyerahkan bantuan hibah kepada 97 SMK di Jawa Barat, diantaranya yaitu : Astra Otoparts menyerahkan 1 unit mesin CNC Bubut hasil produksi Winteq, Astra Daihatsu Motor menyerahkan 10 engine Daihatsu Xenia dan 10 Transmisi,  Astra Honda Motor menyerahkan 20 unit Sepeda motor Honda dan 20 unit Special Tools, Toyota Motor Manufacturing Indonesia menyerahkan 66 engine Toyota Innova beserta model lainnya

Peluncuran program pendidikan vokasi industri tahap ketiga di Jawa Barat ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan peluncuran program pendidikan vokasi industri yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian di Jawa Timur, Jawa Tengah serta D.I. Yogyakarta pada bulan Februari dan April lalu.

 

 

 

Check Also

Penyebaran Virus Corona di Indonesia Masih Tinggi, Hari Ini Bertambah 3.891 Penderita
Kasus baru Covid-19 itu diketahui setelah pemerintah memeriksa 44.428 spesimen dalam sehari. Ini melampaui target 30.000 spesimen pemeriksaan dalam sehari yang dicanangkan Presiden

EmitenNews.com – Penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) di Indonesia masih tinggi. Satuan …

%d bloggers like this: