#
Ilustrasi Balai Latihan Kerja Mandiri. Pemerintah menyiapkan beberapa program dalam mengatasi badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang kemungkinan terjadi sebagai imbas dari penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Selain Kartu Prakerja, ada juga program penanganan PHK dari BP Jamsostek. (BLK Mandiri Jawa Barat).

Hadapi Imbas Corona, Pemerintah Siapkan Beberapa Program Atasi Badai PHK
Kartu Prakerja, salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo-Wapres Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019, tahap awal direalisasikan di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, April 2020

EmitenNews.com – Pemerintah menyiapkan beberapa program dalam mengatasi badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang kemungkinan terjadi sebagai imbas dari penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Selain Kartu Prakerja, ada juga program penanganan PHK dari BP Jamsostek. Kartu Prakerja salah satu janji kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019, tahap awal direalisasikan di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, April 2020.

Dalam keterangan yang dikutip Rabu (25/3/2020), Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso menerangkan program BP Jamsostek untuk mengatasi pekerja yang terkena PHK pada sektor formal. Mereka ikut dalam kepesertaan BP Jamsostek. Pemerintah juga menyiapkan skema bagi mereka yang ter-PHK melalui pembiayaan dari BP Jamsostek berupa bantuan pelatihan.

Para pekerja formal peserta BP Jamsostek yang terkena PHK akan mendapatkan bantuan pelatihan kerja, yang kelak menjadi bekal mencari kerja kembali. Program ini juga menyiapkan insentif sebesar Rp1 juta per bulan selama 3 bulan, total Rp3 juta. Selain itu ada juga biaya pelatihan Rp2 juta.

Untuk Kartu Prakerja selain berupa pelatihan, peserta akan mendapatkan biaya transportasi tetap Rp650 ribu yang terdiri dari Rp500 ribu murni didapat selama menjalankan pelatihan tiga bulan, dan Rp150 ribu tambahan setelah menjalankan survei evaluasi program Kartu Prakerja.

Satu hal, selama masa darurat corona, pemerintah menambah insentif. Para peserta akan mendapatkan honor atau gaji Rp1 juta setiap bulan selama 3 bulan.

Untuk memenuhi salah satu janji kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019, pemerintah akan merealisasikan Kartu Prakerja, mulai April 2020. Tahap awal kartu yang disebut-sebut juga untuk pengangguran itu, dibagikan di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Daerah lain jangan iri. Wilayah ini dipilih lebih dahulu karena tergolong banyak pengangguran.

“Jabodetabek dan Jawa Barat itu yang pertama, setelah itu menyebar. Kita awali Jabodetabek, lalu akan dapat feedback dan masif ke daerah lain,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko kepada pers, di Gedung Pakarti, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2020). ***

 

Check Also

Hari Ini, Jiwasraya Bayar Klaim 15 Ribu Nasabah Sebesar Rp470 Miliar

EmitenNews.com – PT Asuransi Jiwasraya (Persero)  akhirnya mulai membayarkan klaim nasabah untuk tahap pertama pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: