#
ilustrasi : ist

IHSG Berpotensi ke 6.300, Bahana Jagokan 10 Saham Ini

EmitenNews – Sebanyak 10 saham direkomendasikan beli (buy) oleh PT Bahana Sekuritas. Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dan potensi Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level psikologis menjadi pertimbangan utama.

Bahana sebagai salah satu perusahaan sekuritas plat merah itu merekomendasikan 10 saham yang dinilainnya sebagai unggulan terdiri atas:

  1. Astra Internasional (ASII) dengan target harga Rp 10.000
  2. Bank Mandiri dengan target harga Rp 15.000
  3. Bank Negara Indonesia (BBNI) dengan target harga Rp 8.000
  4. Semen Indonesia (SMGR) dengan target harga Rp 11.600
  5. Bank CIMB Niaga (BNGA) dengan target harga Rp 1.500
  6. Ciputra Development (CTRA) dengan target harga Rp 1.800
  7. Mitra Adiperkasa (MAPI) dengan target harga Rp 8.300
  8. Jasa Marga (JSMR) sudah terlampaui
  9. Surya Citra Media (SCMA) dengan target harga Rp 3.350
  10. Ramayana Lestari Sentosa (RALS) dengan target harga Rp 1.440.

”Saham Jasa Marga dan Summarecon Agung kami keluarkan dari daftar 10 saham unggulan karena harga JSMR telah melampaui target harga yang kami perkiraankan sebelumnya. Sedangkan untuk sector properti, kami keluarkan Summarecon karena kurang nyamannya kondisi persaingan dengan adanya kompetisi dari pemain China,” ungkap Kepala Strategis dan Riset Bahana Sekuritas Harry Su dalam keterangan resminya, hari ini (05/07).

Rekomendasi tersebut tidak terlepasi dari berbagai sentimen positif yang ada. Harry menyatakan setelah libur Lebaran, meski angka inflasi melebihi perkiraan pasar, itu tidak mengurangi optimisme investor di pasar saham.

Terlebih, presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya ke bursa saham pada Selasa (04/07) memerkirakan IHSG bakal tembus level psikologis 6.000.

Bahana Sekuritas sendiri memerkirakan IHSG bakal melesat ke level 6.300, setelah bulan lalu lembaga pemeringkat internasional Standard and Poors (S&P) menaikkan rating Indonesia ke investment grade. Disusul kemudian Moody’s yang meningkatkan outlook dari stabil menjadi positif.

Dalam kunjungannya ke bursa saham presiden Jokowi juga mendorong perusahaan Indonesia yang sudah mengembangkan sayap ke bursa luar negeri untuk juga mencatatkan diri di bursa saham dalam negeri.

Di saat yang sama, presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia (BI) juga menekankan beberapa hal positif yang mendorong optimisme pasar. BI menilai pertumbuhan ekonomi pada kuartal dua tahun ini bakal lebih baik dibanding pencapaian kuartal pertama yang tumbuh 5,01 persen meskipun belanja pemerintah diperkirakan belum optimal karena adanya libur Lebaran dan konsumsi masyarakat yang dipengaruhi oleh biaya keperluan anak sekolah pada bulan Juli ini.

Pemerintah pun merevisi target pertumbuhan gross domestik produk (GDP) menjadi 5,2 persen dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,1 persen untuk sepanjang 2017.

Meski begitu Bahana Sekuritas masih meyakini GDP akan tumbuh 5,3 persen pada tahun ini didukung oleh konsumsi masyarakat, investasi, ekspor, dan meningkat nya belanja pemerintah pada kuartal III dan IV.

Sementarara itu angka inflasi setiap tahunnya terus mengalami penurunan. Pada tahun ini bank sentral memerkirakan inflasi maksimal berada di level 5 persen sedangkan tahun depan ditargetkan inflasi akan berada pada kisaran 2,5 persen – 4,5 persen.

Bulan lalu, karena faktor musiman Lebaran, inflasi naik menjadi 4,37 persen secara tahunan terutama karena naiknya ongkos transportasi dan harga pakaian saat Idul Fitri. Bahana menilai dengan perbaikan infrastruktur dan didukung oleh program pemerintah mengendalikan harga bahan makanan, akan mampu menjaga stabilitas inflasi yang diperkiraan sepanjang 2017 akan berada pada kisaran 4,4 persen.

Sejalan dengan perbaikan ekonomi dan telah berakhirnya kegaduhan politik, arus modal asing terus mengalir ke pasar keuangan Indonesia. Hal itu tercermin pada peningkatan cadangan devisa yang masih berlanjut sejak awal tahun hingga akhir Mei yang lalu telah mencapai USD 124,95 miliar dari posisi USD 116,85 miliar pada Januari 2017.

Check Also

Perintis Triniti Properti (TRIN) : Berbagai Aturan Untungkan Sektor Properti di Batam

EmitenNews.com- Berbagai macam kebijakan Pemerintah yang memicu sentimen positif sektor properti mulai dirasakan oleh berbagai …

%d bloggers like this: