#
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Dok. Agrofarm.co.id).

Ini Argumen Menteri Pertanian Atas Melonjaknya Harga Bawang Putih
Telah terjadi kepanikan pasar atas wabah virus corona. Isu itu membuat para pedagang menyimpan bawang mengantisipasi kehabisan stok apabila impor dari China dihentikan

EmitenNews.com – Ini argumen Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas melonjaknya harga bawang putih dan bawang merah. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini, menilai telah terjadi kepanikan pasar atas wabah virus corona. Isu itu membuat para pedagang menyimpan bawang mengantisipasi kehabisan stok apabila impor dari China dihentikan. Pembeli pun berbelanja lebih cepat akibat panik apabila stok bawang tak mencukupi.

Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Argumen Syahrul, lonjakan harga terjadi bukan karena ketersediaan bawang yang menurun. Pasalnya, menurut dia, ketersediaan bawang putih dalam negeri masih mencukupi. “Sebenarnya dalam data kami itu stoknya cukup. Yang mengherankan, kenapa tiba-tiba terjadi lonjakan harga.”

Stok bawang putih masih tersedia dalam jumlah besar, 120 ribu ton. Data itu akan bertambah lagi. Pasalnya, dalam waktu dekat ini, Indonesia memasuki musim panen yang diprediksi mampu memproduksi 30 ribu ton bawang putih. Karena itu, Mentan optimistis stok bawang putih tercukupi hingga 3 bulan mendatang. Artinya, kebutuhan masyarakat untuk bulan Ramadan, dan lebaran 2020 bakal tercukupi. ***

 

Check Also

Karena Pandemi Covid-19, Pemerintah Putuskan Tidak ada Pemberangkatan Jemaah Haji 2020
Bagi calon Jemaah haji yang telah melunasi ongkos perjalanannya, akan diberangkatkan pada 2021. Jika ada yang membutuhkan Bipih yang sudah disetor, silakan diambil

EmitenNews.com – Tidak ada pemberangkatan Jemaah Haji 2020. Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: