#
Sejumlah warga Desa Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh mengaku kembali menghirup bau amonia. Bau menyengat nan mengganggu itu dicurigai bersumber dari pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM). (Dok. Indoplacaes).

Ini Soal Serius, Warga Desa Tambon Baroh, Aceh Utara Keluhkan Bau Amonia dari Pabrik PT PIM
Akibat gangguan bau gas beracun itu, sedikitnya tujuh warga desa mengalami muntah-muntah dan pusing. Bau itu terasa menyengat sekali. Warga hanya bisa menutup hidung dengan kain saja setiap hari

EmitenNews.com – Ini soal serius. Sejumlah warga Desa Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh mengaku kembali menghirup bau amonia. Bau menyengat nan mengganggu itu dicurigai bersumber dari pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM).

Seperti dikutip dari Tagar, seorang warga Desa Tambon Baroh, Muhammad Isa mengatakan, awalnya bau amonia itu terjadi Rabu (19/2/2020) dan hingga berita ini ditulis, bau gas beracun itu masih terhirup oleh warga.

“Bau sekali amonianya, terutama bagi warga di Desa Tambon Baroh, Dusun 01, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, bahkan Rabu (19/2/2020) saat bawa sepada motor saja mata saya perih,” ujar Muhammad Isa, Kamis (20/2/2020).

Akibat gangguan bau gas beracun itu, Isa mengklaim, sedikitnya tujuh warga desa mengalami muntah-muntah dan pusing. “Bau itu terasa menyengat sekali. Kami hanya bisa menutup hidung dengan kain saja setiap hari.”

Fenomena bau amonia dari PT Pupuk Iskandar Muda sudah menjadi tradisi bagi masyarakat di sana. Januari 2020 saja, telah terjadi sebanyak tiga kali fenomena seperti tersebut, namun belum ada sikap tegas dari pemerintah setempat, meski mencemari lingkungan, mengganggu masyarakat.

Karena itu, warga berharap Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersikap tegas. Isa menyebutkan, masyarakat selalu menjadi korban karena persoalan amonia yang tidak kunjung selesai.

“Semoga saja masalah ini ada penyelesaiannya. Kami sebagai masyarakat sudah cukup jera. Sudah seharusnya pemerintah memberikan tindakan tegas kepada perusahaan tersebut,” tutur Muhammad Isa.

Isa menambahkan akibat bau amonia tersebut, banyak warga memilih keluar dari rumahnya menuju ke daerah lain, seperti Kota Lhokseumawe dan Bireuen, agar bisa mendapatkan udara segar.

Manajer Humas PT Pupuk Iskandar Muda, Nasrun mengakui adanya bau ammonia itu. Ia menyebutkan, pabrik kondisinya sedang start up. “Memang betul adanya terjadi bau amonia, ini kondisi pabrik sedang start up. Sebelum kondisi pabriknya normal memang biasa ada bau-bau ammonia.” ***

 

Check Also

Arthavest (ARTA) Bukukan Laba Melonjak 640 Persen di Kuartal I-2020

EmitenNews.com– Perusahaan Investasi yang tercatat pada papan pengembangan perdagangan BEI,PT Arthavest Tbk (ARTA) membukukan Laba …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: