#
Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dalam Kongres Alumni Rancang Kota ITB (ARKI) di rangkaian Seminar Peran Perancang Kota Dalam Pembangunan Perkotaan Indonesia, di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2019). (Dok. EmitenNews.com/ARKI).

ARKI Congress 2019: Peran Perancang Kota dalam Pembangunan Perkotaan di Indonesia
Jakarta harus jadi tempat kota-kota lain menengok dan mencari inspirasi. Mendatangkan suasana kebaruan, menghilangkan suasana membosankan

EmitenNews.com – Jakarta bukan sekadar simpul ekonomi. Jakarta adalah wahana menjadi Indonesia diwujudkan. Karena itu, wilayah ibu kota harus lebih dari sekadar magnet mengejar penghidupan. Jakarta juga harus menjadi tempat mengembangkan kebudayaan dan peradaban. Demikian salah satu tema yang mengemuka dalam ARKI Congress 2019: Peran Perancang Kota dalam Pembangunan Perkotaan di Indonesia.

“Jakarta harus menjadi tempat kota-kota lain di Indonesia menengok dan mencari inspirasi. Mendatangkan suasana kebaruan, menghilangkan suasana membosankan,” kata Deftrianov, Kepala Bidang SPKLH (Sarana Prasarana Kota Lingkungan Hidup) Bappeda DKI Jakarta mengutip visi misi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam rilis Alumni Rancang Kota ITB (ARKI), yang diterima Selasa (24/9/2019).

Deftrianov mengungkapkan hal itu dalam Kongres Alumni Rancang Kota ITB (ARKI) dirangkaikan Seminar Peran Perancang Kota  Dalam Pembangunan Perkotaan Indonesia. Acara yang dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono itu, berlangsung di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2019).

Dalam membangun harus mengenali konteks lokal, baik daerah maupun masyarakatnya. Jangan merancang hanya berdasar selera pribadi yang belum tentu cocok dengan selera warga ataupun perkembangan jaman. Dengan melibatkan masyarakat sejak awal, mereka akan lebih mungkin untuk terus peduli dalam memanfaatkan dan ikut merawat kota.

“Jadikan Jakarta sebagai kanvas untuk kita melukiskan citarasa kita, imajinasi kita. Berikan ruang itu sebesar-besarnya,” kata Anies Baswedan.

Pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam visi misi Gubernur Anies Baswedan itu, diwujudkan dalam “Kegiatan Strategis dan Prioritas”, di Provinsi DKI Jakarta. Di antaranya, berupa penyediaan perumahan down payment nol (DP 0) rupiah, Penataan Kawasan Permukiman dan Perbaikan Tata Kelola Rumah Susun.

Itu dilakukan dengan pembangunan Rumah Susun pada 10 lokasi (Proyek Multiyears), Penataan Kawasan Permukiman berupa Community Action Plan (CAP) di 67 Lokasi dan Community Implementation Program (CIP) pada 77 Lokasi. Fasilitasi Pembiayaan Perumahan melalui Skema Pendanaan Uang Muka Nol Rupiah (DP 0 Rupiah).

Deftrianov, Kepala Bidang SPKLH (Sarana Prasarana Kota Lingkungan Hidup) Bappeda DKI Jakarta, menjelaskan ARKI perancangan terspesialisasi. Secara organisasi antara DKI dan ARKI sudah ada kerja sama, seperti pelaksanaan UDFI 1, MOU, riset di daerah perkampungan perumahan DKI.

Dalam sambutannya Menteri PUPR Basuki Hadimulyono menjelaskan keingintahuannya tentang ARKI lebih jauh, serta mengetahui perbedaan antara ARKI, Planologi dan arsitek bangunan gedung. Blok M sudah menjadi kawasan komersial yang dulu kawasan hunian, ARKI ditugasi merancang kota. ***

Check Also

Selain ke PT Telkom (TLKM), PT Indosat Ooredoo (ISAT) Juga Jual 1.000 Menara ke PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) Senilai Rp1,95 Triliun

EmitenNews.com – PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) menyampaikan, selain transaksi jual beli menara dengan anak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *