#
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Dok. ProfilBos).

Kabar Gembira, Dalam Jangka Panjang Jalur KA Cepat Jakarta-Bandung akan Diteruskan ke Surabaya
Pemerintah akan mengakomodasi alternatif transportasi darat bagi masyarakat di Jawa bagian selatan, seperti Garut, Tasikmalaya, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo

EmitenNews.com – Ini kabar gembira di bidang transportasi umum. Dalam jangka panjang jalur kereta cepat Jakarta-Bandung akan diteruskan sampai Surabaya lewat jalur selatan. Ketersambungan jalur kereta itu bakal mengakomodasi kebutuhan transportasi penduduk di Jawa bagian selatan.

Dalam keterangannya yang dikutip Senin (24/2/2020), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, jika proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini sukses, sesuai rencana awal bisa berlanjut sampai Surabaya melalui jalur selatan Pulau Jawa.

Menhub Budi Karya, Minggu (23/2/2020), sempat meninjau kemajuan pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung di Rancaekek, Jawa Barat. Ia didampingi antara lain Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Dirut PT KAI (Persero) Edy Sukmoro.

Semua itu bagian dari rencana pemerintah mengakomodasi alternatif transportasi darat bagi masyarakat di Jawa bagian selatan, seperti Garut, Tasikmalaya, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo.

Rencananya kereta cepat Jakarta-Bandung akan memiliki panjang 142,3 kilometer dengan empat stasiun pemberhentian yakni Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar. Dari jalur tersebut sebanyak 80 kilometer dibangun secara melayang. Sisanya digarap di atas tanah yang di antaranya melalui terowongan yang menembus bukit.

Berkaitan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Budi mengatakan pemerintah tetap peduli adanya alih teknologi dari China ke Indonesia. Budi berharap Indonesia juga bisa mengoperasikan kereta api cepat berteknologi tinggi itu. “Saya melihat sendiri transfer teknologi sudah dilakukan dan berjalan baik. Itu yang memang Pemerintah Indonesia harapkan.”

Terkait adanya ratusan pekerja China yang mengerjakan proyek itu dan masih berada di China, Menhub mengatakan hal itu tidak menghambat target penyelesaian proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akhir 2021. Budi memastikan, tenaga kerja asal Indonesia masih bisa dan banyak yang mampu mengerjakan proyek tersebut. Jadi, tidak ada kendala yang berarti dan saat ini progres sudah mencapai 44 persen.

Seperti diketahui proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Berdasarkan informasi KCIC, hingga saat ini progres proyek mencapai 43,45 persen dan tengah dikerjakan pembangunan 13 terowongan. Sedangkan progres pembebasan lahan mencapai 99,96 persen. ***

 

Check Also

Bank QNB Indonesia (BKSW) Raih Pinjaman Rp 1 Triliun Dari Bank BCA (BBCA)

EmitenNews.com- PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyatakan pada tangga 3 Juni 2020 mendapat pinjaman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: