#
Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Sofyan Djalil. (Dok. itoday).

Kementerian ATR Perkenalkan Empat Layanan Elektronik untuk Berantas Mafia Tanah
Sepanjang 2019 setidaknya 60 kasus terindikasi mafia tanah, yang diklaim menghambat investasi sampai Rp50 triliun di Provinsi Banten

EmitenNews.com – Kementerian ATR/BPN memperkenalkan empat layanan elektronik untuk memberantas mafia tanah. Layanan elektronik ini bertujuan mencegah praktik-praktik kecurangan mafia tanah. Sepanjang 2019 setidaknya 60 kasus terindikasi mafia tanah, yang diklaim menghambat investasi sampai Rp50 triliun. ATR/BPN menggandeng polisi memberantas praktik curang itu.

“Tahun ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN menangani 60 kasus terindikasi mafia tanah. Kami bersama Kepolisian sedang menangani kasus tersebut,” kata Direktur Jenderal Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang, dan Tanah Kementerian ATR RB Agus Widjayanto seperti dikutip dari Antara, Sabtu (12/10/2019).

Seperti diketahui, dalam hal pencegahan dan pemberantasan mafia tanah, peran Kementerian ATR/BPN adalah urusan administrasi termasuk kepastian sumber data. Sedangkan, untuk penentuan pidana atau perdatanya menjadi kewenangan pihak Kepolisian.

Pemerintah tengah menggalakkan pemberantasan mafia tanah, karena sangat merugikan dunia investasi di Tanah Air. Gerakan untuk memerangi mafia tanah terus digalakkan. Beberapa kasus besar diungkap, dan kini ada yang sudah divonis, sebagian masih dalam proses.

Atas komitmen dan koordinasi Kementerian ATR/BPN bersama Kepolisian RI didukung perlengkapan teknologi yang pesat, gerak mafia tanah dapat dilacak. Pelacakan mulai dari pemalsuan dokumen, pemalsuan data hingga keberadaan praktik layanan jasa pengurusan sertipikat tanah yang ilegal bisa diketahui dengan mudah oleh satgas mafia tanah.

Upaya lainnya, Kementerian ATR/BPN memperkenalkan empat layanan elektronik. Salah satu tujuan dengan adanya layanan elektronik ini, mencegah praktik-praktik kecurangan yang dilakukan oleh mafia tanah. Jika tak ditindak, bakal membahayakan perekonomian nasional.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil memaparkan akibat ulah mafia tanah, investasi dari perusahaan Korea Selatan, PT Lotte Chemical, senilai USD4 miliar atau Rp50 triliun terhambat. Rencananya, Lotte Chemical berinvestasi hampir USD4 miliar di Banten untuk pengembangan petrochemical. Sayangnya, rencana itu terhambat karena kasus yang melibatkan mafia tanah tersebut.

“Dalam kasus di Banten itu bisa menghambat paling sedikit Rp50 triliun dan dampaknya luar biasa. Di atas HPL (hak penggunaan lahan), yang dikuasai sejak tahun 1960-an oleh PT Krakatau Steel, tiba-tiba diklaim hak milik seseorang,” kata Sofyan Djalil, Jumat (11/10/2019).

Selain menghambat investasi, pada beberapa kasus lainnya mafia tanah juga telah merugikan masyarakat dan mengeruk keuntungan hingga Rp200 miliar.

Kasubdit Harta Benda Polda Banten AKBP Sofwan Hermanto menyebutkan, setidaknya ada 10 perkara soal sengketa tanah yang diungkap oleh Polda Banten sepanjang Oktober 2018-Oktober 2019. Salah satunya, yang menjadi  prioritas untuk diungkap, pemalsuan dokumen warkah (sertifikat tanah) dan mengklaim oknum mafia tanah memiliki HPL atas tanah Krakatau Steel.

Surat tersebut dikirimkan kepada Lotte Chemical Indonesia ditembuskan ke Presiden, Kementerian ATR, Gubernur Banten, Kapolri dan Kapolda Banten. Suratnya berisi agar pihak Lotte tidak melakukan aktivitas dan transaksi jual beli di atas lahan dimaksud.

“Akibat enam surat yang beredar, dan diterbitkan ke sejumlah instansi dan perusahaan, mengganggu kegiatan pembangunan di wilayah Banten, dan mengganggu investasi Lotte Chemical senilai kurang lebih Rp50 triliun,” kata Sofwan Hermanto. ***

 

Check Also

Masyarakat Kini Punya Kesempatan Sama Akses Teknologi Digital Konektivitas Sangat Cepat
Presiden resmikan pengoperasian Palapa Ring, Senin (14/10/2019). Tol langit ini menghubungkan seluruh ibu kota di 514 kabupaten dan kota di Indonesia

EmitenNews.com – Masyarakat kini memunyai kesempatan sama mengakses teknologi digital dengan konektivitas sangat cepat. Presiden …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *