#
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam 2020, menganggarkan Rp710 miliar untuk membangun 148 unit jembatan gantung di seluruh wilayah Indonesia. Selama 2015-2018, Kementerian PUPR membantu pemerintah daerah membangun 300 unit jembatan gantung di seluruh Indonesia. (Dok. Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR).

Kementerian PUPR 2020 Anggarkan Rp710 miliar untuk Bangun 148 Unit Jembatan Gantung
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono: keberadaan jembatan ini akan mempermudah dan mempersingkat waktu perjalanan warga perdesaan ke berbagai tempat

EmitenNews.com – Pemerintah menangani pembangunan infrastruktur di daerah-daerah dengan baik. Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam 2020, menganggarkan Rp710 miliar untuk membangun 148 unit jembatan gantung di seluruh wilayah Indonesia. Selama 2015-2018, Kementerian PUPR membantu pemerintah daerah membangun 300 unit jembatan gantung di seluruh Indonesia.

Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (13/2/2020), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengungkapkan, keberadaan jembatan ini akan mempermudah dan mempersingkat waktu perjalanan warga perdesaan ke berbagai tempat. Mulai sekolah, pasar, tempat kerja, dan menyelesaikan urusan administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan, dan akses silaturahim antarwarga.

Sebagai akses penghubung antardesa, dan membuka keterisolasian daerah, jembatan gantung juga dapat menggerakkan potensi ekonomi perdesaan sebagai objek wisata. Jembatan gantung juga disebut sebagai salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo dalam membangun infrastruktur daerah perdesaan, terutama bagi wilayah yang sulit dijangkau.

Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat. Karena kondisi geografis wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, urai Menteri Basuki, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan.

Satu hal, Menteri Basuki memastikan jembatan gantung dirancang secara matang, mulai dari pemilihan material hingga penerapan teknologi yang berkualitas. Penggunaan material jembatan gantung seperti baja, kabel, dan baut juga menggunakan produk dalam negeri buatan Indonesia.

Jembatan gantung yang dibangun merupakan usulan dari Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), TNI, dan DPRD. Usulandiajukan kepada Kementerian PUPR dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, sosial, ekonomi, potensi wilayah, dan kesesuaian lokasi, manfaat, dan urgensi pembangunan jembatan.

Data yang ada menunjukkan, pada 2019, Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 140 unit jembatan gantung di berbagai pelosok tanah air dengan anggaran sebesar Rp608,69 miliar. Selama empat tahun atau 2015-2018, Kementerian PUPR sudah membantu pemerintah daerah membangun 300 unit jembatan gantung di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2015 sebanyak 10 unit sepanjang 774 meter dengan anggaran sebesar Rp210,57 miliar. Pada 2016 sebanyak 7 unit sepanjang 720 meter dengan anggaran Rp19,3 miliar, dan 13 jembatan gantung sepanjang 814 meter pada 2017 dengan anggaran Rp38,28 miliar. Pada 2018, dibangun 130 jembatan sepanjang 9.290 meter dengan anggaran Rp530,43 miliar. ***

 

Check Also

Kurva Pandemi Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat, Jumat Ini Bertambah 678 jadi 25.216 Pasien
Achmad Yurianto: berdasarkan hasil pemeriksaan 10.639 spesimen menggunakan mesin PCR dan TCM, total yang sudah diperiksa hingga hari ini 300.545 spesimen

EmitenNews.com – Kurva epidemi kasus virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) di Indonesia terus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: