#
Ilustrasi gedung merah putih KPK. Kumpulkan uang THR untuk pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Rektor Universitas Negeri Jakarta dan jajaran diamankan. Hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Kemendikbud bekerja sama dengan Itjen Kemendikbud, Kamis (21/5/2020) itu, KPK, menangkap tujuh orang, termasuk Rektor Komaruddin. (Dok. Rasuk News).

Kumpulkan THR untuk Pejabat Kemendikbud, Rektor UNJ Terjaring OTT KPK
Belum ditemukan unsur pelaku penyelenggara negara dalam kasus tersebut sehingga selanjutnya KPK menyerahkan kasus gratifikasi tersebut kepada Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum

EmitenNews.com – Kumpulkan uang THR untuk pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Rektor Universitas Negeri Jakarta dan jajaran diamankan. Hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Kemendikbud bekerja sama dengan Itjen Kemendikbud, Kamis (21/5/2020) itu, KPK, menangkap tujuh orang, termasuk Rektor Komaruddin. Tetapi, karena tidak ditemukan unsur penyelenggara negara kasus gratifikasi itu diserahkan ke pihak kepolisian.

Dalam keterangan yang dikutip Jumat (22/5/2020), Deputi Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto mengatakan mendapat laporan adanya penyerahan uang bantuan dari pihak rektorat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Kemendikbud. Atas informasi itu, Tim KPK bersama tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikbud menindaklanjutinya.

Berdasarkan penelusuran tim, Karyoto mengungkapkan, Rektor UNJ diduga meminta Dekan Fakultas dan Lembaga di UNJ mengumpulkan uang THR masing-masing Rp5 juta melalui Kabag Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor pada 13 Mei 2020. Uang akan diserahkan kepada Direktur Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud dan beberapa staf SDM Kemendikbud.

“THR tersebut rencananya diserahkan kepada Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemendikbud dan beberapa staf SDM di Kemendikbud,” kata Karyoto.

Dari situ terkumpul uang Rp55 juta dari delapan fakultas, dua lembaga penelitian dan pascasarjana UNJ pada 19 Mei 2020. Keeseokannya, Rabu (20/5/2020), Dwi Achmad Noor membawa Rp37 juta ke kantor Kemendikbud. Uang itu diserahkan kepada Karo SDM Kemendikbud Rp5 juta, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemendikbud Rp2,5 juta serta Parjono dan Tuti (staf SDM Kemendikbud) masing-masing Rp1 juta.

“Setelah itu tim KPK dan Itjen Kemendikbud mengamankan Dwi Achmad Noor (Kabag Kepegawaian UNJ) beserta barang bukti berupa uang USD1.200 dan Rp27.500.000,” kata Karyoto.

Sejauh ini penyidik KPK telah meminta keterangan antara lain terhadap Rektor UNJ Komarudin, Kabag Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Sofia Hartati, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemendikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemendikbud Diah Ismayanti, Staf SDM Kemendikbud Dinar Suliya dan Staf SDM Kemendikbud Parjono.

Dwi Achmad Noor diamankan tim KPK dan Itjen Kemendikbud. Selanjutnya KPK melakukan serangkaian permintaan keterangan terhadap tujuh orang. Sejauh ini belum ditemukan unsur pelaku penyelenggara negara sehingga selanjutnya kasusnya diserahkan kepada Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum. Penyerahan melalui unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan itu, dilakukan mengingat kewenangan, tugas pokok dan fungsi KPK.

“KPK mengimbau kepada penyelenggara negara untuk tidak melakukan korupsi dan atau menerima gratifikasi, terlebih dalam situasi prihatin saat ini dengan adanya musibah wabah Covid-19,” katanya.

Berikut 7 orang yang dimintai keterangan:

  1. Komarudin (Rektor UNJ).
  2. Dwi Achmad Noor (Kabag Kepegawaian UNJ).
  3. Sofia Hartati (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan),
  4. Tatik Supartiah (Analis Kepegawaian Biro SDM Kemendikbud)
  5. Diah Ismayanti (Karo SDM Kemendikbud).
  6. Dinar Suliya (Staf SDM Kemendikbud).
  7. Parjono (Staf SDM Kemendikbud). ***

Check Also

Pensiunan Jenderal Gantikan Jubir Presiden di Kursi Komut PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Adhi Karya, Kamis (4/6/2020), juga menyetujui Entus Asnawi Mukhson sebagai direktur utama menggantikan Budi Harto

EmitenNews.com – Tidak ada lagi Fadjroel Rachman di kursi Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: