Lepas 25 Persen Saham, PT Dafam Property Indonesia Tawarkan Harga IPO Rp110 hingga 120 per Saham

Marco

Berita Emiten, Properti & Infrastruktur Thursday, 29th March 2018 5:34:01 PM • 2 months ago


EmitenNews – PT Dafam Property Indonesia Tbk tawarkan 400 juta lembar saham setara 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan penuh melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Perusahaan properti tersebut tawarkan harga IPO Rp110 hingga 120 per saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi.

Associate Direktur PT Sinarmas Sekuritas, Datin Rashidah Mahadi menyampaikan, nilai pelepasan saham itu setara 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan penuh.

“Sebagai pemanis, perseroan juga menawarkan waran dengan harga penawaran Rp138 hingga Rp150 perlembar dan ratio 4:3,” papar Datin di Jakarta, Kamis(29/3/2018).

Ia melanjutkan, dana hasil IPO tersebut akan digunakan modal kerja dengan porsi 20,65 persen dan 79,4 persen akan digunakan untuk belanja modal.

Rincinya, 47,83 persen akan digunakan untuk membeli lahan dan bangunan seluas 21.232 meter persegi I Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Sementara, 17,39 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk membeli tanah dan bangunan seluas 253 meter persegi di kota Semarang, Jawa Tengah.

Selebihnya, jelas dia, 7,3 persen digunakan untuk membeli tanah seluas 645 meter persegi di kota Semarang , Jawa Tengah dan 6,74 persen akan digunakan untuk penyertaan modal pada anak usaha yang bergerak dalam bisnis hotel, yakni; PT Dafam Mambo International. Oleh anak usaha tersebut, dana itu akan diteruskan untuk penyertaan modal pada PT Hotel Cilacap Indah dalam membeli lahan seluas 815 meter persegi di kota Cilacap, Jawa Tengah.

Untuk diketahui, perusahaan yang berkantor pusat di kota Semarang itu, pada akhir tahun 2017 membukukan laba bersih Rp3,6 miliar dan ditargetkan pada tahun 2018 mencapai Rp14,9 miliar serta Rp19 miliar pada tahun 2022.

Sementara, pada sisi pendapatan tahun 2018 ditargetkan mencapai Rp170 miliar, tahun 2020 mencapai Rp193 miliar dan turun menjadi Rp154 miliar pada tahun 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *