#
Wiku Adisasmito. (Dok. indonews.id).

Lima Provinsi Tujuan Mudik Idul Adha 2020 Catat Tambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Kamis Ini
Berdasarkan data dari seluruh Indonesia hingga Kamis (30/7/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 1.904 kasus baru Covid-19. Total penderita hari ini mencapai 106.336 orang

EmitenNews.com – Lima provinsi yang menjadi tujuan mudik Idul Adha 2020 mencatatkan penambahan kasus covid-19 tertinggi, Kamis (30/7/2020). DKI Jakarta di posisi teratas. Wilayah Gubernur Anies Baswedan itu membukukan tambahan terbanyak hari ini, 577 kasus, disusul Jawa Timur 359 kasus, Jawa Tengah 313 kasus, Sumatera Utara 241 kasus, dan Sulawesi Selatan 128 kasus.

“Itu tambahan kasus covid-19 dalam sehari. Ini adalah daerah-daerah yang kebetulan juga daerah tujuan mudik,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (30/7/2020) sore.

Wiku menuturkan, tingginya penambahan kasus infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19 di lima daerah tersebut terkait erat dengan mobilitas masyarakat yang mudik menjelang Idul Adha 1441 Hijriah itu. Penambahan kasus tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat. Ia meminta masyarakat yang akan mudik agar mempertimbangkannya kembali dan sebisa mungkin menghindarinya jika tidak terlalu mendesak.

“Karena, penyumbang kasus besar Covid-19 adalah daerah-daerah tujuan dan asal mudik,” kata Wiku.

Wiku menyarankan agar masyarakat mengakses situs www.covid19.go.id untuk mengetahui kondisi daerahnya masing-masing sesuai zonasi peningkatan risiko kasus. Hal tersebut penting untuk menjadi acuan dalam rangka menjalankan protokol kesehatan selama perayaan Idul Adha 2020. Selain itu, ia juga meminta masyarakat memperhatikan pesan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait Covid-19.

“Seperti dikutip WHO Senin lalu, Dirjen WHO mengatakan, bepergian saat pandemi corona layaknya keputusan hidup dan mati. Ini pesan internasional dan tidak terbatas hanya untuk kepentingan Indonesia. Jadi, Indonesia termasuk harus memperhatikan pesan tersebut,” katanya.

Satgas Penanganan Covid-19 kembali menyampaikan bahwa kasus infeksi virus yang dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, terus bertambah karena penularan masih terjadi di masyarakat. Berdasarkan data yang dihimpun dari seluruh Indonesia hingga Kamis (30/7/2020) pukul 12.00 WIB, diketahui masih ada penambahan 1.904 kasus baru Covid-19.

Dengan begitu sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020), sampai hari ini total penderita infeksi virus corona di Tanah Air mencapai 106.336 orang.

Tambahan baru hampir 2 ribu kasus dalam periode Rabu (29/7/2020) sampai Kamis siang  itu, diketahui setelah pemeriksaan 30.046 spesimen dari 14.976 orang yang diambil sampelnya. Pemerintah secara total sudah menguji 1.477.629 spesimen dari 856.003 orang. Artinya, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.

Dalam periode yang sama juga terdapat penambahan 2.154 pasien Covid-19 yang sembuh. Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona. Total pasien Covid-19 yang sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona hingga saat ini ada 64.292 orang. Jumlah itu setara 60,5 persen dari total kasus Covid-19 yang terkonfirmasi. ***

 

Check Also

Lawan Pandemi Covid-19, Bupati Polman Pilih Berkantor di Tempat Terbuka
Sejak Senin (27/7/2020), Andi Ibrahim Masdar, Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat berkantor di luar. Misalnya, di alun-alun kota, atau kawasan sport center dan lainnya

EmitenNews.com – Pilihan Andi Ibrahim Masdar menyikapi penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: