Lion Air Group Buka Rute Kuala Lumpur – Labuan dan Kinabalu – Singapura pada Agustus 2018

RS gen

Piknik, Rileks Monday, 23rd July 2018 8:19:29 AM • 3 months ago


EmitenNews– Lion Air group memerkenalkan rute baru. Salah satu anak usahanya, Malindo Air, mengumumkan layanan terbaru dari Kuala Lumpur (KUL) ke Labuan (LBU) dan Kota Kinabalu (BKI) ke Singapura (SIN) pada Agustus 2018.

CEO Malindo Air, Chandran Rama Muthy, menyebut pembukaan layanan baru itu sebagai bagian dari upaya berkelanjutan maskapai untuk memerluas jaringannya di wilayah tersebut.

Pemesanan tiket penerbangan untuk layanan baru itu sudah dapat dilakukan mulai 21 Juli 2018 dengan tarif promosi. Tarif promosi mulai dari Ringgit Malaysia (RM)249 untuk Kelas Ekonomi dan RM599 untuk Kelas Bisnis.

Termasuk dalam tarif promosi itu, bagasi 25kg (Kelas Ekonomi) dan 40kg (Kelas Bisnis), Dalam penerbangan di rute tersebut, akan dioperasikan pesawat Boeing 737NG, yang terdiri dari 12 Kelas Bisnis dan 150 kursi Kelas Ekonomi.

Penerbangan OD1900 dari Kuala Lumpur ke Labuan akan dimulai 2 Agustus dan dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pukul 12.30 MYT (MYT, Malaysia Time/ Waktu Malaysia). Penerbangan 2 jam 30 menit akan tiba di Labuan pada 15.00 MYT.

Untuk penerbangan sebaliknya menggunakan nomor OD1901 akan berangkat pukul 15.45 MYT dan tiba di KLIA pukul 18.15 MYT. Pelanggan dapat menikmati tarif yang tersedia mulai dari RM229 untuk Kelas Ekonomi dan RM449 untuk Kelas Bisnis.

Sedangkan untuk layanan dari Kota Kinabalu ke Singapura efektif mulai 10 Agustus 2018. Penerbangan OD830 akan berangkat dari Bandar Udara Internasional Kota Kinabalu (KKIA) pukul 09.15 MYT dan akan tiba pada 11.40 SGT (Singapore Time/ Waktu Singapura).

Penerbangan sebaliknya dari Bandar Udara Changi bernomor OD831, akan berangkat pukul 12.40 SGT dan diperkirakan tiba di KKIA pada pukul 15.05 MYT.

”Rencana pembukaan rute baru ini merupakan dalam upaya berkelanjutan untuk menghubungkan penumpang kami melalui jaringan Malindo Air yang semakin berkembang,” kata Chandran dalam keterangan resminya.

Pertimbangannya, rute-rute tersebut sangat populer di kalangan wisatawan dan bisnis. ”Untuk itu kami ingin memberikan opsi premium sesuai target pasar sejalan memeromosikan lebih banyak lalu lintas udara dalam mengunjungi Malaysia,” terusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *