#
Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyelenggarakan wisuda untuk pemegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA), Registered Securities Analyst (RSA), Registered Risk Associate, Certified Risk Professional (CRP)dan Certified Equity Sales (CES), Registered Investment Banker (RIB) dan Certified Investment Banker (CIB) pada tanggal 21 Desember 2017 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. Foto Kiri-Kanan Ketua Badan Pelaksana LSPPM Haryajid Ramelan, Deputi Direktur Direktorat pengaturan pasar modal OJK, Daud Tarigan, Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia Chaeruddin Berlian, Direktur Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Supranoto Prajogo, Ketua Umum Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) Abi Hurairah Mochdi.

LSPPM Cetak Profesional Pasar Modal

Emitennews – Lembaga Standar Profesi Pasar Modal (LSPPM) menyelenggarakan wisuda untuk pemegang sertifikasi Certified Securities Analyst (CSA), Registered Securities Analyst (RSA), Registered Risk Associate, Certified Risk Professional (CRP)dan Certified Equity Sales (CES), Registered Investment Banker (RIB) dan Certified Investment Banker (CIB).

Ketua Umum Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) Abi Hurairah Mochdi, menyatakan para pemegang sertifikasi ini telah melalui proses pelatihan dan ujian yang ketat.

“Mereka adalah para profesional dan calon profesional di industri pasar modal, dan akan membawa industry melangkah lebih maju dengan profesional  yang kompeten di bidangnya,” ucap Abi yang juga merupakan Ketua Dewan Pengarah LSPPM. di Main Halla Bursa Efek Indonesia, Kamis (21/12/2017).

Pada wisuda kali ini tercatat pemegang profesi CRP sebanyak 182 orang. Kemudian pemegang sertifikasi RSA sebanyak 20 orang dan CSA 14 orang. Satu hal yang membanggakan adalah LSPPM berhasil menambah portofolio profesionalnya dengan meluluskan angkatan pertama CES sebanyak 14 orang, RIB sebanyak 23 orang dan CIB 27 orang.

LSPPM sebagai perpanjangan tangan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) telah menyelenggarakan secara rutin ujian sertifikasi profesi di bidang pasar modal.

Direktur Keuangan dan SDM Bursa Efek Indonesia Chareuddin Berlian mengapresiasi adanya tambahan profesional di pasar modal.

“Diharapkan dengan adanya profesional-profesional ini akan menambah jumlah investor di pasar modal. tahun ini berbagai upaya dilakukan Bursa Efek Indonesia melalui penambahan jumlah investor serta emiten di pasar modal.

Ketua Badan Pelaksana LSPPM Haryajid Ramelan , standar profesi merupakan wujud kompetensi yang dimiliki para profesional industri, termasuk pasar modal.

“Dengan profesional yang memiliki standarisasi profesi,akan meningkatkan daya saing sumberdaya manusia Indonesia. Ini bukan hanya pekerjaan rumah bagi industripasar modal namun bagi seluruh industri yang ada agar daya saing Indonesia meningkat,” ujarHaryajid.

Hingga saat ini LSPPM telah meluluskan lebih dari 600 profesional  di bidang pasar modal dan jumlah nya akan terus  bertumbuh di masa yang akan datang. Sikap optimis ini muncul karena penyelenggara pelatihan profesi di bidang pasar modal sudah semakin luas dengan terlibatnya beberapa perguruan tinggi pada beberapa propinsi di Indonesia.

Apresiasi juga terlihat dengan hadirnya perwakilan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI), dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada acara wisuda ini.

Check Also

Karena Pandemi Covid-19, Pemerintah Putuskan Tidak ada Pemberangkatan Jemaah Haji 2020
Bagi calon Jemaah haji yang telah melunasi ongkos perjalanannya, akan diberangkatkan pada 2021. Jika ada yang membutuhkan Bipih yang sudah disetor, silakan diambil

EmitenNews.com – Tidak ada pemberangkatan Jemaah Haji 2020. Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji …

%d bloggers like this: