#
Warren Tanoesoedibjo bersama ibunda Liliana Tanoesoedibjo. (Dok. Keluarga/Instagram).

Lupakanlah M. Nuh, Ada Warren Tanoesoedibjo Sebagai Pemenang Lelang Sepeda Motor Presiden
Putra bungsu konglomerat Hary Tanoe, pengagum Jokowi merogoh tabungannya membeli motor listrik Rp2,55 miliar dalam lelang amal untuk pekerja seni terdampak covid-19

EmitenNews.com – Lupakanlah M. Nuh. Pemenang lelang sepeda motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Joko Widodo itu, hanya buruh harian. Warga Jambi ini tak sanggup membayar Rp2,55 miliar, sesuai harga lelang dalam konser Berbagi Kasih Bersama Bimbo yang dipandu artis Choky Sitohang. Kini ada Warren Tanoesoedibjo, 19 tahun, penyelamat acara pelelangan yang diinisiasi MPR RI, dan BPIP itu.

Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (23/5/2020), penyelenggara konser MPR tersebut, Olivia Zaliyanti, memastikan, pelelangan sepeda motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi itu, akhirnya dimenangkan Warren Tanoesoedibjo. Keputusan tersebut diambil setelah pemenang pertama M Nuh tidak bisa dihubungi. Belakangan diakui warga Jambi ini ngeprank acara lelang yang menjadi bulan-bulanan kritik di media sosial.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, inisiator acara lelang yang hasilnya akan disumbangkan bagi kalangan seniman terdampak covid-19, mengungkapkan, peminat motor Gesits sangat banyak. Saat pemenang sebelumnya, Nuh, ‘nge-prank’ (bohong, tidak sesuai kenyataan), dan tidak bisa menebus motor itu, Bamsoet mengatakan panitia langsung menghubungi peserta lelang lain.

Atas saran Ketua Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, panitia menghubungi penawar tertinggi kedua di lelang tersebut. Ketemulah nama Warren Tanoe, yang ternyata masih sangat muda, 19 tahun.

Dalam lelang Warren termasuk salah satu nominasi pemenang dengan tawaran di atas Rp2 miliar. Penawar lainnya politikus PDI Perjuangan Maruara Sirait. Setelah keikutsertaan Nuh dibatalkan, Warren datang dan bersedia menaikkan harga penawarannya. Putra bungsu konglomerat Hary Tanoesoedibjo-Liliana tersebut, menyamakan tawaran lelang Rp2,55 miliar atau seperti harga penawaran M Nuh.

Sebenarnya Warren diminta tampil dalam jumpa pers virtual BNPB untuk berbicara sebagai pemenang lelang oleh penyelanggara Konser MPR itu. Sayangnya, meski hadir, namun anak muda ini meminta sang ayah, Hary Tanoesoedibjo mewakilinya.

Dalam jumpa pers virtual Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (22/5/2020) itu, Hary Tanoe, mengaku sang anak memang mengagumi sosok Presiden Jokowi. Karena itu, tak masalah bagi si anak bungsu untuk membobol tabungan untuk membayar harga lelang itu.

“Warren ini pengagum Pak Jokowi,” kata Hary Tanoe dalam jumpa pers virtual Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Tidak usah heran kalau anak muda kelahiran 21 Juli 2001 itu, dengan enteng merogoh kocek untuk membayar motor mahal bertanda tangan Presiden Jokowi itu. Anak bungsu dari lima bersaudara itu –keempat kakaknya, Angela , Jessica, Valencia, dan Clarissa Tanoesoedibjo– anak konglomerat media, salah satu orang terkaya Indonesia.

Hary Tanoe menceritakan, sebelum membeli motor tersebut, Warren meminta izinnya untuk menggunakan uang tabungannya membeli motor Jokowi itu. Karena tujuannya mulia, memberikan bantuan sosial dalam penanggulangan pandemi covid-19, tentu saja niat baik tersebut tidak boleh dihalangi, malah harus didukung. “Karena kita tahu covid-19 ini musibah yang sangat besar bagi bangsa dan dunia.”

Warren Tanoe kini  menempuh pendidikan di luar negeri. Pemilik akun Instagram (Ig) @warren_tanoesoedibjo ini, mengikuti jejak kakak-kakaknya yang juga menuntut ilmu di luar negeri. Dalam salah satu fotonya di akun Instagram sang ibu Liliana, Warren ternyata jago olahraga bela diri Taekwondo. Pria bertubuh tinggi tegap itu, sudah sabuk hitam.

Berkat kehadiran Warren Tanoesoedibjo kontroversi seputar pelelangan sepeda motor listrik milik Presiden Jokowi itu berakhir sudah. Jadi, lupakanlah M. Nuh, yang disebut-sebut nekat mengikuti acara itu, karena menyangka bakal mendapatkan hadiah sepeda motor, bukan membeli motor. ***

 

Check Also

Salah Persepsi tentang Dunia Sawit
Oleh Kanya Lakshmi Sidarta, Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)

EmitenNews.com – Masih banyak yang salah persepsi dengan dunia industri kelapa sawit. Seolah-olah komoditas yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: