#

Mark Dynamics Akan Naikkan Kapasitas Produksi Sarung Tangan di 2017

Emitennews.com – Produsen percetakan sarung tangan, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) akan meningkatkan kapasitas produksinya di 2017 hingga mencapai 420.000 unit per bulan. Sementara, kapasitas produksi ditahun sebelumnya mencapai 280.000 unit per bulan.

Presiden Direktur MARK, Yeoh Sek Boon menuturkan, penjualan produk perseroan terutama ditujukan kepada produsen sarung tangan diluar negeri. Sekitar 65% produk perseroan dijual kepada produsen sarung tangan di Malaysia, yang merupakan produsen sarung tangan terbesar di dunia.

“Selebihnya, sekitar 25% produk perseroan diekspor ke Thailand dan Vietnam, sedangkan sisanya 10% ditujukan untuk produsen sarung tangan di dalam negeri,” kata Yeoh, seusai acara pencatatan saham perdana MARK, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu.

Ia mengaku, bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik di masa mendatang. Permintaan sarung tangan meningkat 10% per tahun dengan sangat stabil dan diperkirakan berlanjut di masa mendatang.

“Peningkatan kesadaran masyarakat dunia akan kesehatan dan penyakit menular juga akan meningkatkan pemekaian sarung tangan, sehingga masih terdapat ruang yang cukup besar untuk perseroan tetap bertumbuh,”ungkapnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2016, perseroan berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp 207,22 miliar dengan laba komprehensif sebesar Rp 21,15 miliar. Jumlah aset sebesar Rp 170,93 miliar dan jumlah ekuitas sebesar Rp 80,62 miliar.

Ia menjelaskan, bahwa penjualan bersih perseroan pada tahun lalu meningkat jika dibandingkan dengan sebelumnya. Hal itu disebabkan, perseroan meningkatkan kapasitas produksinya sebagai dampak permintaan dari pelanggan juga semakin meningkat.

Check Also

OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Selama Setahun

EmitenNews.com–  OJK menegaskan memperpanjang kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit selama setahun. Hal ini setelah memperhatikan asesmen …

%d bloggers like this: