Mayora Indah (MYOR) Bagi Dividen Rp603 Miliar Setara Rp27 per Saham

Marco

Belajar Investasi, Emiten Update Friday, 25th May 2018 12:53:07 PM • 5 months ago


EmitenNews – PT. Mayora Indah Tbk (MYOR), selama 2017 berhasil mencatatkan jumlah Pendapatan sebesar Rp. 20,82 triliun, atau Rp720 milyar lebih besar dari yang ditargetkan.

“Pendapatan tahun 2017 ini meningkat 13,400 dibandingkan Pendapatan tahun 2016 yang sebesar Rp18,35 triliun,” kata Direktur Utama Perseroan Andre Sukendra Atmadja, Jumat (25/5).

Emiten merupakan salah satu produsen makanan dan minuman olahan terbesar di Indonesia, dengan produk produknya yang dapat diandalkan, seperti biskuit Roma, wafer bengbeng, Astor, kembang gula Kopiko, kopi Torabika, coklat pasta choki choki serta minuman Energen sereal

Dalam rapat tersebut Andre Sukendra Atmadja, Direktur Utama Perseroan mengatakan bahwa Perseroan telah berhasil mengatasi masalah masalah yang ada selama tahun 2017 dan telah berhasil meraih nilai Penjualan diatas angka yang ditargetkan pada tahun sebelumnya.

Untuk Laba Usaha yang ditargetkan adalah sebesar Rp2,43 triliun berhasil dicapai sebesar Rp. 2,46 triliun, atau Rp30 miliar lebih besar dari yang ditargetkan. Laba Bersih yang berhasil diperoleh pada tahun 2017 adalah sebesar Rp1,63 triliun atau Rp100 miliar lebih besar dari yang ditargetkan, yaitu Rp1,53 triliun.

Perseroan memuutuskan untuk membagikan Dividen tunai, sebesar Rp603,6 miliar atau sebesar Rp27 per saham. Dividen tunai ini akan mulai dibagikan pada tanggal 25 Juni 2018.

Juga disampaikan bahwa MYOR akan melakukan ekspansi pabrik dalam bentuk perluasan fasilitas produksi dan dalam bentuk penambahan kapasitas produksi pada lokasi yang telah ada saat ini.

Dilakukannya ekspansi ini, memberi kesempatan bagi Perseroan untuk berinovasi dan memasuki pasar secara lebih luas. Perseroan juga dapat semakin siap dalam pengembangan kinerja untuk mencapai target pertumbuhan secara berkesinambungan dan memantapkan posisi Perseroan sebagai pionir dalam bidang makanan dan minuman olahan.

Dana yang diperlukan untuk melakukan ekspansi pada tahun ini kurang lebih sebesar Rp 1 triliun. Sementara untuk pendanaannya, berasal dari pinjaman bank dan kas internal.

fsp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *