Ilustrasi bawang putih. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, keputusan impor bawang putih tidak batal, namun belum direalisasikan. (Dok. Kanal Aceh).

Menko Perekonomian Bantah Menteri Perdagangan Soal Impor Bawang Putih
Darmin Nasution: keputusan rapat soal perintah impor bawang putih 100 ribu ton tidak bisa dibatalkan begitu saja

EmitenNews.com – Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution membantah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita soal jadi tidaknya impor bawang putih. Darmin menegaskan, keputusan impor itu tidak batal, namun belum direalisasikan. Minggu (7/2/2019) sore Mendag Enggar mengumumkan tak ada impor bawang putih dalam waktu dekat ini.

“Membatalkan? Mana bisa dibatalkan itu, belum direalisasikan,” kata Darmin Nasution kepada wartawan, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Darmin menjelaskan, keputusan di tingkat Kemenko Perekonomian tidak bisa dibatalkan begitu saja. Mantan Gubernur Bank Indonesia memastikan, belum terlaksananya impor bawang putih bukan karena masa Pilpres 2019, yang melaksanakan tahap pencoblosan, 27 April mendatang. Memang kata dia, keputusannya tidak disebutkan tanggal berapa, hanya segera.

Di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (7/4/2019) sore, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, pihaknya tidak berencana mengimpor bawang dalam waktu dekat. Politisi Partai NasDem itu menyatakan, stok masih cukup. Ia sudah meminta para importir membuka gudangnya untuk mengeluarkan stoknya.

Kementerian Perdagangan dipastikan menolak rencana impor 100 ribu ton bawang putih dari China. Selain karena cukupnya stok, Enggar menyatakan, kasihan petani, dan adanya penolakan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Ombudsman.

Sebelumnya, pemerintah menugaskan Perum Bulog mengimpor 100 ribu ton bawang putih dari China, yang direncanakan tiba April ini. Tetapi, hampir dua pekan April berlalu, lelang importir belum turun juga, karena Kementerian Perdagangan belum mengeluarkan izin impor.

Kepada pers, Jumat (12/4/2019), Deputi Bidang Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mengatakan, untuk menjalankan perintah impor 100 ton itu, Perum Bulog sudah mengajukan izin impor ke Kementerian Perdagangan, akhir Maret lalu. Izin itulah yang tak kunjung terealisir, dan malah ada pengumuman pembatalan.

Deputi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Perekonomian Musdalifah Machmud menambahkan, keputusan rapat koordinasi yang menugaskan Bulog mengimpor bawang putih belum berubah. Sesuai notulen, kata dia, belum ada perubahan, atau pembatalan.

Menurut Kepala Bagian Humas Perum Bulog, Firmansyah, impor yang dibatalkan saat ini hanya bawang putih. Sedangkan komoditas lainnya, seperti jagung dan daging tetap dijalankan sesuai kesepakatan. Ia menyebutkan, impor jagung, dan daging lancar-lancar saja.

Saat ini impor jagung 100 persen telah masuk dari kuota impor yang dikeluarkan sebanyak 150 ribu ton. Untuk daging baru masuk 6 ribu ton dari kuota 100 ribu ton pada 2019. ***

 

Check Also

Pilpres 2019 Telah Memecah Antarpendukung, Para Pengusaha Harus Kembali Bersatu
Ketua Kadin Indonesia meminta anggotanya kembali bersatu demi menjaga perekonomian Indonesia agar terus bertumbuh

EmitenNews.com – Pemilihan Umum, dan terutama Pilpres 2019 telah membelah antarpendukung capres-cawapres, tetapi para pengusaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login to chat with other users!
WhatsApp chat