#
Salah satu program Indovision. Foto: Indovision

MSKY Segera Right Issue 1,29 Miliar Saham

Emitennews – PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) incar tambahan modal. Perusahaan tv  berbayar Indovision milik grup MNC itu mendapat persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Persetujuan penambahan modal melalui aksi korporasi yang biasa disebut Right Issue itu diraih dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat (12/5/2017).

Dana dihasilkan dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) tersebut akan digunakan untuk modal kerja. Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 1,29 miliar lembar dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

Investor Relations MSKY, David Audy, mengatakan RUPSLB juga menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada direksi perseroan dengan persetujuan dewan komisaris untuk melaksanakan rights issue dengan HMETD.

”RUPSLB juga menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada direksi perseroan dengan persetujuan dewan komisaris untuk menentukan rasio pelaksanaan PUT I, harga pelaksanaan, penggunaan dana, dan peyesuaian tindakan lain,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (12/5/2017).

Sebelum RUPSLB, perseroan menggelar RUPS dengan lima agenda, termasuk persetujuan laporan keuangan dan pengangkatan jajaran direksi, serta komisaris. Dua direksi perseroan mengundurkan diri, yakni David Wongso dan Adita Widyansari.

Perusahaan dibangun Hary Tanoesoedibjo (HT) memiliki jumlah pelanggan sebanyak 2,5 juta pada 2016. Tingkat rata-rata churn rate bulanan sebesar 0,99 persen atau turun signifikan dari tahun sebelumnya 1,86 persen.

Average Revenue per User (ARPU) tercatat sebesar Rp 92.416. Pendapatan sepanjang tahun lalu mencapai Rp3 triliun dengan EBITDA Rp1,02 triliun.

Pada akhir 2016, MSKY melakukan pembiayaan kembali (refinancing) atas pinjaman sindikasi tahun 2013 senilai USD 243 juta yang jatuh tempo. Refinancing dilakukan melalui pinjaman sindikasi baru senilai USD 170 juta yang akan jatuh tempo pada 2019 dan tingkat bunga sama dari sebelumnya.

”Dengan pokok pinjaman yang lebih kecil, perseroan dapat melakukan penghematan yang signifikan dari segi pembayara bunga,” terangnya.

Check Also

Masih ada Waktu bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 untuk Peroleh BLT Rp2,4 Juta
Bagi pelaku UMKM yang berminat, dipersilakan mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UMKM daerah sesuai domisili. Di beberapa wilayah, ada juga yang membuka pendaftaran online

EmitenNews.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergembiralah. Pemerintah memperpanjang program Bantuan Langsung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: