#
(Foto:Dok)).

OJK akan Wajibkan Broker Beri Notasi Khusus untuk Emiten yang Bermasalah di Online Trading
Cap khusus itu diberikan untuk menghindari saham gorengan seperti yang menjerat PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dan dana nasabah senantiasa aman

EmitenNews.com – Ini cara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melindungi pelaku bursa dari permainan saham gorengan. OJK akan mewajibkan para broker  memberikan notasi khusus di online trading untuk emiten yang tidak comply pada aturan atau bermasalah. Cap khusus itu untuk menghindari saham gorengan seperti yang menjerat PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Dalam keterangannya yang dikutip Minggu (16/2/2020), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Hoesen mengungkapkan, beberapa broker sudah mencoba notasi khusus. Menurutnya, ‘tato’ untuk emiten tersebut sudah bisa dilihat di situs Bursa Efek Indonesia (BEI).

Memang belum semua broker mengimplementasikan notasi khusus tersebut. Malah yang mengimplementasikannya masih sedikit. Ke depan OJK mewajibkan pemasangan notasi ini untuk para broker.

Sebenarnya ada UMA (Unusual Market Activity) dan suspensi untuk emiten yang pergerakannya tidak wajar. Namun, dengan notasi khusus ini ada tanda yang lebih spesifik untuk mengindentifikasi masalah emiten.

Seperti diketahui isu saham gorengan ini kembali marak usai terungkapnya kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Ekuitas perusahaan asuransi jiwa pertama di Indonesia itu, minus Rp27,24 triliun pada akhir 2019. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam laporan hasil pemeriksaan tahun 2016 menemukan manajemen Jiwasraya menempatkan investasi pada beberapa saham dengan kinerja buruk.

Laporan BPK mencatat, Jiwasraya berinvestasi pada 47 saham senilai Rp1,31 triliun berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2015. Dari situ diketahui, tiga saham dengan persentase mayoritas yakni 67,77 persen dari total investasi di saham atau setara Rp885,8 miliar.

Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyelesaikan masalah yang membelit Jiwasraya. Erick berjanji menuntaskan semuanya dengan baik. Bagi nasabah yang penting dana mereka segera dikembalikan.

Dari situs resmi IDX diketahui saat ini telah dibuat tujuh notasi khusus. Masing-masing memiliki identifikasi masalah emiten berbeda-beda.

Berikut rinciannya:

B – Adanya permohonan Pernyataan Pailit

M – Adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)

E – Laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif

S – Laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pendapatan usaha

A – Adanya Opini Tidak Wajar (Adverse) dari Akuntan Publik

D – Adanya Opini “Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer)” dari Akuntan Publik

L – Perusahaan Tercatat belum menyampaikan laporan keuangan. ***

 

Check Also

OJK Beri Tips Agar Terhindar Dari Tipuan Investasi Ilegal

EmitenNews.com- Otoritas Jasa Keungan (OJK) lewat Satgas Waspada Investasi mengatakan para investor waspada akan maraknya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: