#
.

OJK Hentikan 182 Fintech Tawaran Investasi Bodong

EmitenNews.com – Satgas Waspada Investasi OJK hingga akhir Nopember kembali menemukan 182 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang tidak terdaftat di OJK.

Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L Tobing menjelaskan kegiatan fintech peer to peer ilegal ini masih banyak beredar lewat website maupun aplikasi serta penawaran melalui sms. Tongam juga meminta masyarakat untuk, berhati – hati sebelum melakukan pinjaman secara online dengan melihat aplikasi tersebut telah terdaftar di OJK atau belum.

“Kegiatan fintech peer to peer lending ilegal masih banyak beredar lewat website maupun aplikasi serta penawaran melalui sms. Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati sebelum melakukan pinjaman secara online dengan melihat apakah aplikasi peer to peer lending tersebut telah terdaftar di OJK atau belum.” kata Ketua SWI Tongam L. Tobing.

Tongam menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk 13 kementerian/lembaga di dalam Satgas Waspada Investasi dan sejumlah pihak terkait seperti asosiasi fintech untuk mencegah masyarakat menjadi korban dari fintech peer to peer lending ilegal, antara lain dengan memperbanyak sosialisasi dan informasi mengenai bijak meminjam di fintech peer to peer lending dan membuka layanan pengaduan Warung Waspada Investasi.

“Kami mengajak semua anggota Satgas untuk semakin aktif bersama-sama melakukan pencegahan maraknya fintech peer to peer lending ilegal dan invetasi ilegal untuk melindungi kepentingan masyarakat,” kata Tongam.

Satgas Waspada Investasi sendiri terdiri dari 13 kementerian/lembaga yaitu OJK, Bank Indonesia, Kementerian Kominfo, Kementerian Agama, Kementerian Perdagangan, Kemendagri, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kemendikbud, Kemenristek, Kejaksaan Agung, Kepolisian RI, PPATK dan BKPM.

Check Also

OJK Beri Sanksi Pembatasan Kegiatan Visi Bersama Serantau Selama Sebulan

EmitenNews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatasi kegiatan usaha di bidang pialang asuransi terhadap PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: