#
Otoritas Jasa Keuangan Terus Mendorong Tingkat Literasi dan Inklusi Pasar Modal Syariah

OJK: Literasi dan Inklusi Pasar Modal Syariah Minim

Emitennews.com – Masih rendahnya tingkat literasi dan inklusi pasar modal syariah di tanah air, mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengembangkan sosialisasi dan menambah instrument investasi di pasar modal syariah. Literasi pasar modal syariah sebesar 0,02 persen, Sementara inklusinya 0,01 persen.

Berdasarkan survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2016, tingkat literasi keuangan syariah  di Indonesia sebesar 8,11 persen, Sementara itu, tingkat inklusi sebesar 11,06 persen.

jauh lebih rendah dibandingkan dengan literasi dan inklusi keuangan secara umum. Indeks literasi keuangan sebesar 29,66 persen sementara indeks inklusi 67,82 persen.

Direktur Pasar Modal Syariah OJK Kartika Fadilasasi, menilai meskipun tingkat literasi dan inklusi pasar modal syariah masih sangat rendah, namun jumlah investor yang menggunakan sistem trading syariah mengalami peningkatan secara signifikan. Pada akhir tahun 2015 jumlah investor mencapai 4.908 investor, meningkat 150 persen di 2016 menjadi 12.200 investor.

“tidak dapat dipungkiri tingkat literasi dan inklusi masyarakat terhadap produk pasar modal syariah masih rendah, tidak hanya pasar modal syariah,” ucap Kartika Fadilasari di Jakarta (4/5)

OJK kedepannya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memperkenalkan instrumen investasi di pasar modal syariah.

Check Also

Kuartal III 2020, Penjualan PT Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) Capai Rp994 Miliar

EmitenNews.com- PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) menyatakan Kondisi pandemi Covid-19 turut mempengaruhi banyak sektor …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: